Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Menkes Sebut Genose Masih Terkendala Kapasitas Produksi

Kamis 14 Jan 2021 16:10 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Agus Yulianto

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Menkes minta Bio Farmamelakukan pendekatan ke perusahaan untuk memproduksi GeNose.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyetujui GeNose sebagai alat pendeteksi covid-19 resmi di Indonesia. Dia berharap, GeNose bisa diproduksi bulan Januari ini. 

Namun, sampai saat ini, produksi GeNose masih terkendala kapasitas produksinya. "Saya juga bilang di teman-teman di Bio Farma masalahnya adalah pada saat sudah diaprrove mau produksi karena ini proyek perguruan tinggi tidak ada kapasitas produksinya," kata Budi, Kamis (14/1).

Dirinya meminta, kepada Bio Farma untuk bisa melakukan pendekatan ke perusahaan terkait seperti PT Len Industry, dan PT Pindad yang dinilai memiliki fasilitas untuk memproduksi GeNose. Selain itu, Budi juga meminta, Bio Farma untuk bisa melakukan pendekatan kepada perusahaan swasta untuk mencari cara agar bisa membantu memproduksi GeNose.

"Saya sempat bicara dengan Pak Doni. Pak Doni juga semangat mau beli, tapi begitu mau beli dia beli susah mengejar kapasitas produksinya. Jadi, itu yang nanti kita akan lakukan supaya ada yang membantu lah dari sektor produksinya," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh mendesak, agar GeNose segera dapat diproduksi. Dirinya meminta, agar menkes segera mencari perusahaan yang bisa memproduksi alat tersebut di bulan ini.

"Jadi mohon untuk diprioritaskan kasih limit waktu untuk bisa mengambil langkah perusahaan mana yang bisa memproduksi," kata Nihayatul. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA