Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Kepala Puskesmas Dirampok, Diturunkan di Pinggir Jalan

Kamis 14 Jan 2021 15:33 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Garis Polisi (ilustrasi)

Garis Polisi (ilustrasi)

Foto: Antara/Jafkhairi
Korban dirampok komplotan penjahat bermodus mobil travel.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLOK -- Kepala Puskesmas Kayu Jao, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat ,Kasmiwarni, menjadi korban perampokan bermodus travel jurusan Padang menuju Solok.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Maryeti Marwazi di Arosuka, Kamis mengatakan kejadian perampokan yang menimpa Kasmiwarni itu terjadi pada Rabu (13/1) saat korban berangkat kerja dari Padang menuju Puskemas Kayu Jao di Kabupaten Solok.

"Beliau memang bertugas sebagai kepala Puskesmas di Kayu Jao. Biasanya sering naik mobil travel kalau berangkat kerja karena berdomisili di Padang," ucap dia

Berdasarkan informasi yang didapatkan ternyata mobil travel yang ditumpangi Kasmiwarni saat itu merupakan kendaraan komplotan perampok yang bermodus mobil travel.

"Saat dalam perjalanan menuju Solok, mobil travel tersebut berbalik arah lagi ke Kota Padang dengan berbagai alasan yang disampaikan ke korban," ujar dia.

Kasmiwarni pun dipaksa untuk memberikan nomor pin ATM-nya. Korban juga dipaksa menyerahkan barang-barangnya. Selain itu, perampok mengambil lima perhiasan emas milik korban. "Barang yang dirampok berupa telepon genggam, uang senilai Rp1,5 juta dan perhiasan sekitar lima emas," ucapnya.

Setelah itu Kaswimarni diturunkan di pinggir jalan di daerah Padang. Hingga akhirnya warga menolongnya dan dibawa ke Puskesmas Lubuk Buaya sebagai pertolongan pertama. "Alhamdulillah sekarang beliau sudah boleh pulang dan dirawat di rumah. Namun sepertinya masih trauma atas kejadian yang menimpanya," kata dia.

Terkait pelaku perampokan tersebut, ia mengatakan berdasarkan informasi yang didapatkannya pihak keluarga sudah melaporkan ke pihak kepolisian. "Namun kami belum mendapatkan perkembangan laporannya apakah pelaku sudah ditemukan atau belum," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA