Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Tuesday, 13 Jumadil Akhir 1442 / 26 January 2021

Syekh Ali Jaber Pernah Berwasiat Ingin Dimakamkan di Lombok

Kamis 14 Jan 2021 13:18 WIB

Red: Erik Purnama Putra

Pendakwah kondang Syekh Ali Jaber

Pendakwah kondang Syekh Ali Jaber

Foto: Republika/Muhammad Fauzi Ridwan
'Kalau saya ditetapkan meninggal di Indonesia, mohon saya mau dimakamkan di Lombok'.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Video ceramah almarhum Syekh Ali Jaber beberapa waktu lalu viral di media sosial (medsos) dan grup Whatsapp. Video tersebut berupa wasiat Syekh Ali Jaber, yang jika meninggal ingin dimakamkam di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keputusan itu lantaran ia memiliki ikatan emosional dengan Lombok.

"Pertama saya berjuang pertama memang di Lombok. Anak saya lahir di Lombok. Salah satu kakek saya meninggal, mati syahid karena lawan penjajah Jepang di Lombok. Maka salah satu kakek, ayah dari ibu saya sendiri, termasuk dia juga kelahiran di Indonesia, Bumiayu, dan juga adiknya juga kelahiran Lombok," kata Syekh Ali Jaber dikutip Republika, Kamis (14/1).

Syekh Ali Jaber melanjutkan, memang ada keinginan untuk bisa dimakamkan di Madinah sebagai tanah kelahirannya. Namun jika ia ditakdirkan wafat di Indonesia, sebaiknya dikebumikan di Lombok.

"Jadi hubungan saya dengan Lombok, bahkan saya berbicat-cita ya Allah, walaupun saya memilih dan memohon meninggal di Madinah, tapi kalau saya ditetapkan meninggal di Indonesia, mohon saya mau dimakamkan di Lombok," kata ulama kelahiran Madinah, Arab Saudi tersebut yang disambut tepuk tangan hadirin.

Syekh Ali Jaber meninggal di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis pagi WIB. Kabar meninggalnya pendakwah kondang tersebut membuat banyak pejabat dan tokoh di Indonesia ikut berbela sungkawa.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA