Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Beredar Hoaks yang Catut Nama Dokter Abdul Muthalib

Kamis 14 Jan 2021 06:45 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Andi Nur Aminah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjalani suntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang dilakukan oleh Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Abdul Muthalib

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjalani suntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang dilakukan oleh Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Abdul Muthalib

Foto: @jokowi
Prof Abdul memastikan informasi yang beredari bukan disebarkan olehnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Abdul Muthalib menjadi vaksinator atau orang yang menyuntikkan vaksin Sinovac ke Presiden Joko Widodo Rabu (13/1). Baru-baru ini beredar informasi lewat media sosial berbentuk tanya jawab mengenai vaksinasi yang diklaim diutarakan Prof Abdul.

Dalam informasi yang beredar, disebutkan bahwa Prof Abdul yang bergelar lengkap Prof Abdul Muthalib SpPD KHOM sebagai guru besar FKUI. Isi informasi yang disebarkan salah satunya menyatakan tidak semua virus, bakteri, atau parasit lain bisa dicegah hanya dengan pola makan sehat. Disebutkan juga bahwa vaksinasi itu bukan masalah kesehatan pribadi saja, tapi mencegah penularan dan membentuk herd immunity.

Kemudian disebutkan pula pemerintah sebaiknya mewajibkan vaksinasi Covid-19 untuk melindungi orang tertentu yang tidak bisa vaksin. Prof Abdul memastikan informasi yang beredar di atas bukan disebarkan olehnya. Ia tak pernah membuat sesi wawancara dengan pihak manapun yang menghasilkan keterangan di atas.

Baca Juga

"Itu informasi yang beredar sebagai hoaks saja. Tolong jangan dipercaya," kata Prof Abdul pada Republika.co.id, Rabu (13/1).

BACA JUGA: Beredar Video Barisan Ambulans dan Antrean Pemakaman di TPU Tegal Alur Jakarta, Benarkah?

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA