Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Bisakah Manusia Mengubah Takdir? Ini Penjelasan UAS

Rabu 13 Jan 2021 18:53 WIB

Red: Elba Damhuri

Bisakah Manusia Mengubah Takdir? Ini Penjelasan UAS
Takdir menjadi salah satu ajaran utama dalam agama Islam.

REPUBLIKA.CO.ID -- Takdir menjadi salah satu ajaran utama agama Islam. Setiap Muslim wajib mempercayai takdir.

Banyak umat Islam bertanya, apakah takdir bisa diubah? Jika bisa diubah, dengan cara apa?

Berikut penjelasan Ustadz Abdul Somad (UAS) terkait masalah ini:

Takdir yang telah ditetapkan dapat diubah dengan doa dari seorang mukmin. 

Al-Hakim meriwayatkan dalam kitab shahihnya (Al-Mustadrak) dari Aisyah radhiyallahu'anha, ia mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda, "Sikap waspada tidak mampu menolak takdir. Doa memberikan manfaat kepada hal-hal yang telah terjadi dan yang belum terjadi. Pada saat musibah itu turun, doa segera menghadapinya. Keduanya saling bertarung hingga tiba hari kiamat".

BACA JUGA: Tiga Definisi Takdir Menurut Islam

BACA JUGA: Rahasia di Balik Takdir: Kisah Tuan yang Diselamatkan Hewan

Ikuti Tanya Jawab Konsultasi Fiqih Muamalah Bersama Ustadz Oni Sahroni Klik di Sini

Disclaimer: Republika bekerja sama dengan YBM PLN dan BNPB membuka rubrik pertanyaan seputar bencana alam. Mulai dari informasi hingga tips saat menghadapi bencana. Kirimkan pertanyaan Anda ke email: newsroom@rol.republika.co.id.
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA