Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Pecah Rekor Lagi, Positif Covid-19 Tambah 11.278 Kasus

Rabu 13 Jan 2021 16:17 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Andri Saubani

Petugas kesehatan mendata seorang warga saat simulasi pemberian vaksin COVID-19 Sinovac di Puskesmas Karya Jaya, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (13/1/2021). Simulasi tersebut digelar sebagai persiapan penyuntikan vaksin COVID-19 yang rencananya akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Palembang pada 14 Januari.

Petugas kesehatan mendata seorang warga saat simulasi pemberian vaksin COVID-19 Sinovac di Puskesmas Karya Jaya, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (13/1/2021). Simulasi tersebut digelar sebagai persiapan penyuntikan vaksin COVID-19 yang rencananya akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Palembang pada 14 Januari.

Foto: ANTARA/Nova Wahyudi
Angka 11.278 kasus baru Covid-19 menjadi tambahan harian tertinggi selama pandemi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penambahan kasus positif Covid-19 pada Rabu (13/1) ini kembali mencetak rekor terbarunya. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan kasus baru yang sudah menembus angka 11.278 dan menjadikan total kasus mencapai 858.043.

Lonjakan kasus baru ini ditemukan dari 71.689 pemeriksaan spesimen terhadap 46.977 orang. Satgas mencatat, Provinsi DKI Jakarta juga melaporkan kasus baru tertingginya yang telah mencapai 3.476.

Disusul Jawa Barat dengan 1.755 kasus baru, Jawa Tengah sebanyak 1.475 kasus, Jawa Timur melaporkan 815 kasus baru, dan Sulawesi Selatan melaporkan 648 kasus baru.

Sementara, jumlah kasus meninggal juga kembali mencetak rekor terbarunya, yakni sebesar 306 orang dalam 24 jam terakhir. Total kasus meninggal hingga hari ini pun telah mencapai 24.951 orang.

Satgas juga mencatat kasus sembuh harian yang sebesar 7.657 orang sehingga total kasus kesembuhan telah mencapai 703.464. Hingga saat ini, pemantauan dan pengawasan masih dilakukan terhadap 59.667 suspek di seluruh daerah. Dengan penambahan kasus harian ini, tingkat positivity rate harian yakni sebesar 24 persen.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA