Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Empat Anggota Partai Republik Dukung Pemakzulan Trump

Rabu 13 Jan 2021 13:20 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Christiyaningsih

Presiden Donald Trump

Presiden Donald Trump

Foto: AP Photo/Evan Vucci
Cengkeraman Trump terhadap Partai Republik kian melemah

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Setidaknya empat orang anggota Partai Republik mengatakan mereka mendukung pemakzulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Wakil Presiden Mike Pence menolak menggunakan manuver konstitusional untuk menggulingkan Trump.

Delapan hari sebelum Trump keluar dari Gedung Putih, House of Representatives mengajukan rancangan undang-undang untuk memakzulkannya. Mereka menuduh presiden dari Partai Republik itu mendorong pemberontakan yang memicu penyerbuan ke Capitol Hill pekan lalu.

Legislasi ini akan memicu sidang di Senat yang masih dikuasai oleh Republik. Belum diketahui apakah Demokrat memiliki cukup banyak waktu atau daya tarik politik untuk menggulingkan Trump dari jabatan presiden.

Resolusi itu mendesak Pence untuk menggunakan Amandemen Konstitusi AS ke-25. Amandemen itu membuat Kabinet dapat menjatuhkan presiden yang dianggap tidak mampu menjalankan tugas dan wewenangnya. Dalam suratnya ke ketua House, Nancy Pelosi, Pence mengatakan ia tidak akan menggunakan Amandemen ke-25.

"Saya tidak yakin tindakan semacam itu memberikan yang terbaik bagi kepentingan bangsa atau konsisten dengan Konstitusi kami," kata Pence dalam suratnya, Selasa (12/1) kemarin.

Surat tersebut tidak menghentikan House untuk menggelar pemungutan suara untuk menentukan nasib rancangan undang-undang tersebut. House berhasil mengatasi tantangan prosedural.

Di saat yang sama terlihat cengkeraman Trump terhadap Partai Republik kian melemah. Setidaknya empat anggota House dari Partai Republik yang mengatakan akan memilih untuk memakzulkan Trump.

"Tidak pernah ada pengkhianatan yang lebih besar yang dilakukan Presiden Amerika Serikat terhadap jabatan dan sumpahnya pada Konstitusi," kata anggota House dari Partai Republik, Liz Cheney.

Putri mantan wakil presiden AS Dick Cheney tersebut mengatakan Trump 'menarik, mengumpulkan dan membakar semangat massa untuk melakukan penyerangan' ke Capitol Hill. "Saya akan memilih untuk memakzulkan presiden," kata Cheney dalam pernyataannya.

Anggota House dari Partai Republik John Katko, Adam Kinzinger, dan Fred Upton juga ikut mengatakan akan memilih untuk memakzulkan Trump. Pengumuman ini disampaikan setelah pemimpin-pemimpin Partai Republik di House menahan diri untuk meminta anggotanya tidak memilih memakzulkan Trump dengan mengatakan hal itu urusan individu.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA