Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

FDA: Varian Corona Inggris Bisa Buat Hasil Tes Negatif Palsu

Rabu 13 Jan 2021 08:01 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Reiny Dwinanda

Tes usap atau swab test Covid-19. FDA mengingatkan, hasil negatif palsu dapat terjadi dengan tes molekuler apapun dalam mendeteksi SARS-CoV-2, jika mutasi terjadi pada bagian genom virus yang dinilai dengan tes itu.

Tes usap atau swab test Covid-19. FDA mengingatkan, hasil negatif palsu dapat terjadi dengan tes molekuler apapun dalam mendeteksi SARS-CoV-2, jika mutasi terjadi pada bagian genom virus yang dinilai dengan tes itu.

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
FDA yakin risiko keseluruhan varian baru corona pengaruhi akurasi tes rendah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada Jumat (8/1) lalu mengeluarkan peringatan tentang dampak mutasi dari virus corona yang bisa berpotensi membuat hasil tes menjadi negatif palsu. Varian B.1.1.7 pertama kali ditemukan di Inggris beberapa pekan lalu dan telah menyebar ke beberapa negara.

FDA telah mengabarkan staf laboratorium klinis dan penyedia layanan kesehatan bahwa pihaknya sedang memantau potensi dampak mutasi virus, termasuk varian yang muncul dari Inggris yang dikenal sebagai varian B.1.1.7 pada tes molekuler SARS-CoV-2 yang telah mendapat otorisasi untuk dipakai. FDA mengingatkan, hasil negatif palsu dapat terjadi dengan tes molekuler apapun dalam mendeteksi SARS-CoV-2, jika mutasi terjadi pada bagian genom virus yang dinilai dengan tes itu.

"Seperti semua virus, SARS-CoV-2 dapat bermutasi seiring waktu, menghasilkan variasi genetik dalam populasi strain (genom) virus yang beredar, seperti yang terlihat pada varian B.1.1.7," ungkap FDA, dikutip Fox News, Rabu (13/1).

Peringatan tersebut menyebut MesaBioTech Accula, TaqPath COVID-19 Combo Kit, dan Linea COVID-19 Assay Kit, sebagai alat uji molekuler resmi yang mungkin terpengaruh oleh varian tersebut. Di lain sisi, FDA mencatat bahwa dampaknya mungkin tidak signifikan.

Selain itu, FDA juga mengatakan, pola deteksi yang digunakan oleh tes TaqPath dan Linea di saat varian genetik tertentu hadir bahkan dapat membantu mendeteksi varian baru pada pasien. Ini berpotensi membantu mengurangi penyebaran.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA