Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Papua Meningkat

Selasa 12 Jan 2021 22:59 WIB

Red: Andri Saubani

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr Silwanus Sumule.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr Silwanus Sumule.

Foto: Antara
Hingga Senin (11/1), tercatat 258 orang meninggal akibat Covid-19 di Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Juru Bicara Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Papua, Silwanus Sumule menyatakan saat ini tingkat kasus kematian akibat Covid-19 di Papua terus mengalami peningkatan. Hingga Senin (11/1) tercatat 258 orang meninggal akibat Covid-19 dan memiliki penyakit penyerta

Sumule mengakui, meningkatnya kematian akibat Covid-19 itu disebabkan pasien datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi sakit berat. Sehingga, masyarakat diharapkan waspada dan memperhatikan kesehatan serta tidak menganggap remeh.

Bila merasakan keluhan atas tubuhnya segera ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapat penanganan karena dengan makin cepat terdeteksi maka memudahkan tenaga medis dalam melakukan pengobatan. Selain meningkatnya jumlah kematian akibat Covid-19, jumlah pasien yang terpapar secara komulatif tercatat 14.137 orang, 1.169 orang dirawat dan 12.710 orang sembuh.

Baca Juga

Hal senada juga dinyatakan jubir SGPP Covid-19 Merauke Neville Maskita yang mengakui terjadinya peningkatan kasus pasien meninggal akibat Covid-19. "Pasien yang meninggal sebagian besar datang ke rumah sakit sudah dalam keadaan umum yang jelek dan disertai dengan penyakit penyerta," kata Maskita seraya menambahkan saat ini tercatat 14 orang meninggal akibat Covid-19.

Dari 22 kabupaten dan kota yang terpapar Covid-19, saat ini 13 daerah diantaranya terdapat kasus kematian akibat Covid-19. Papua memiliki 29 kabupaten dan kota.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA