Selasa 12 Jan 2021 22:00 WIB

Masjid Pusat London Putuskan Tutup

Penutupan dilakukan di Masjid Pusat London.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Muhammad Hafil
Masjid Pusat London Putuskan Tutup. Foto: Masjid Sentral London (London Central Mosque) di Regents Park, London utara, Inggris.
Foto: Victoria Jones/PA via AP
Masjid Pusat London Putuskan Tutup. Foto: Masjid Sentral London (London Central Mosque) di Regents Park, London utara, Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Setelah Masjid London Timur (ELM) memutuskan untuk menutup pintunya demi menghindari resiko penyebaran virus yang kembali meningkat di Inggris, sejumlah masjid secara sukarela juga melakukan aksi yang sama.

Meski saat ini pemerintah Inggris tetap mengizinkan masyarakat untuk menghadiri tempat peribadatan, dengan pembatasan sosial yang ketat, namun sejumlah masjid memilih untuk melindungi lebih banyak orang dengan menutup sementara pintu-pintu mereka.

Baca Juga

Pengurus Masjid Pusat London, tutup sejak Jumat (8/1) lalu, mengatakan, keputusan ini dilakukan untuk melindungi lebih banyak orang, menyusul peningkatan mendadak kasus virus baru Covid-19 di Inggris. Mereka mengatakan salah satu tujuan utama Islam adalah pelestarian kehidupan manusia sehingga meminta semua orang untuk tinggal di rumah dan mengikuti pedoman pemerintah.

Awal pekan lalu, Masjid London Timur juga memutuskan menutup pintu mereka demi melindungi keamanan jemaah, staf, dan relawan mereka. “Keputusan kami diambil setelah berkonsultasi dengan ulama senior, imam dan ulama negara. Dalam Islam, pelestarian kehidupan adalah yang paling penting dan prinsip pengaturan utama yang digunakan untuk merumuskan aturan dalam Syariah, seperti yang terjadi disini,” kata ELM.

Beberapa masjid lain di sekitar London juga telah menutup pintunya. Namun, beberapa ulama di London mengatakan mereka mendukung masjid yang memilih untuk tetap buka. Sementara itu, di Lancashire, sebelas masjid di Pendle menghentikan sholat berjamaah untuk mengurangi kemungkinan penyebaran varian COVID baru.

"Kami mendukung langkah ini karena kami melihat peningkatan jumlah kasus di Pendle. Ada peningkatan yang sangat mengkhawatirkan dalam kasus COVID di rumah sakit, serta, sayangnya, lebih banyak orang yang meninggal karena virus mematikan ini. Kita harus melakukan semua yang kita bisa untuk melindungi orang dan mendukung NHS. Kami tahu bahwa NHS dan kapasitas rumah sakit berada di bawah tekanan yang sangat besar di seluruh Lancashire," ujar Anggota Dewan Mohammed Iqbal MBE, pemimpin Dewan Pendle.

Beberapa hari yang lalu Wali Kota London Sadiq Khan mengatakan tempat ibadah di ibu kota harus segera ditutup karena risiko infeksi COVID. Namun, sebagian besar masjid di Birmingham, Manchester, dan daerah lain tetap buka dengan pembatasan ketat.

Dalam sepucuk surat kepada Perdana Menteri yang menjelaskan alasannya mengumumkan insiden besar di London, walikota mendesak Boris Johnson untuk memerintahkan penutupan tempat ibadah, di antara langkah-langkah lain untuk mengatasi krisis. Coronavirus telah menghantam Inggris dengan keras, dengan negara tersebut mencatat lebih dari 3 juta kasus dan 80.000 kematian terkait dengan penyakit tersebut.

Sumber:

https://5pillarsuk.com/2021/01/11/more-mosques-around-england-shut-their-doors-as-sadiq-khan-calls-for-closures/

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement