Thursday, 8 Jumadil Akhir 1442 / 21 January 2021

Thursday, 8 Jumadil Akhir 1442 / 21 January 2021

Covid-19 Dapat Menyebabkan Sakit Punggung?

Rabu 13 Jan 2021 06:39 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Reiny Dwinanda

Presenter Ellen DeGeneres mengalami nyeri punggung ketika positif Covid-19.

Presenter Ellen DeGeneres mengalami nyeri punggung ketika positif Covid-19.

Foto: EPA
Ellen DeGeneres mengaku sakit punggung saat kena Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Saat sakit, tubuh Anda akan memicu respons kekebalan untuk melawan bakteri atau virus berbahaya. Seperti juga penyakit infeksi virus lainnya, Covid-19 juga akan mendatangkan gejala sistemik.

Elen DeGeneres yang positif Covid-19 pada Desember 2020 menceritakan dirinya mengalami gejala yang cukup mengganggu. Punggungnya terasa nyeri.

"Nyeri sendi di punggung dan kaki disebabkan oleh respons peradangan tubuh terhadap virus," jelas dr Marcus Duda, ahli bedah ortopedi dan pendiri Vive Wear, dikutip laman Prevention.

Baca Juga

Duda menjelaskan, infeksi virus ini menyebabkan gemetar, menggigil, nyeri tubuh, dan kesulitan mobilitas. Gejalanya mirip dengan ketika orang kena flu.



Sementara itu, profesor penyakit dalam di Northeast Ohio Medical University, dr Richard Watkins, mengatakan bahwa nyeri otot terjadi akibat sel-sel sistem kekebalan yang melepaskan interleukin. Interleukin merupakan protein yang membantu memerangi patogen yang menyerang

Bagaimana rasa sakit punggung akibat Covid-19?
Duda menjelaskan, jika Anda mengalami nyeri otot yang disertai dengan gejala seperti demam, batuk kering, kehilangan rasa atau bau, sakit tenggorokan, sakit kepala, atau nyeri di area lain, itu bisa menjadi tanda Covid-19. Bentuk nyeri punggung terasa seperti keram atau kejang pada otot punggung.

Secara umum, rasa sakit dan nyeri akibat Covid-19 terasa jauh berbeda dari rasa sakit setelah olahraga intens. Bedanya, rasa sakit karena berolahraga cenderung hilang setelah beberapa jam.

"Nyeri punggung dapat bertahan selama berhari-hari kalau merupakan gejala Covid-19,” ujar Watkins yang juga dokter penyakit menular.

Namun, mereka yang mengalami sakit punggung tidak otomatis mengidap Covid-19. Meskipun sakit dan nyeri dapat menjadi tanda Covid-19, kondisi atau cedera lain lebih sering dikaitkan dengan nyeri punggung.

Nyeri punggung biasanya terjadi akibat terlalu banyak duduk dan postur tubuh yang buruk. Hal itu mungkin Anda hadapi jika bekerja dari rumah. Cedera olahraga, artritis, cakram yang menggembung di tulang belakang atau osteoporosis juga bisa menjadi penyebabnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA