Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Presiden China Sambut Jabatan Baru Kim Jong-un

Selasa 12 Jan 2021 12:40 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Christiyaningsih

 Sebuah foto yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) resmi menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah), yang terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Partai Pekerja Korea, selama Kongres ke-8 Partai Pekerja Korea, di Pyongyang, Korea Utara, 11 Januari 2021. Berita tentang Kongres ke-8 Partai Buruh Korea, yang secara jelas menunjukkan orientasi kemenangan sosialisme gaya Korea ditanamkan ke dalam benak jutaan anggota Partai dan orang-orang lain di seluruh negeri sangat bangga dengan bimbingan dan kecerdasan yang besar dari Partai kita yang bermartabat dan kepercayaan diri serta keberanian yang segar. Di tengah kesadaran politik yang tinggi dan antusiasme yang besar dari para delegasi, sidang hari keenam dari Kongres ke-8 WPK diadakan pada tanggal 10 Januari.

Sebuah foto yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) resmi menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah), yang terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Partai Pekerja Korea, selama Kongres ke-8 Partai Pekerja Korea, di Pyongyang, Korea Utara, 11 Januari 2021. Berita tentang Kongres ke-8 Partai Buruh Korea, yang secara jelas menunjukkan orientasi kemenangan sosialisme gaya Korea ditanamkan ke dalam benak jutaan anggota Partai dan orang-orang lain di seluruh negeri sangat bangga dengan bimbingan dan kecerdasan yang besar dari Partai kita yang bermartabat dan kepercayaan diri serta keberanian yang segar. Di tengah kesadaran politik yang tinggi dan antusiasme yang besar dari para delegasi, sidang hari keenam dari Kongres ke-8 WPK diadakan pada tanggal 10 Januari.

Foto: EPA-EFE/KCNA
Presiden China Xi Jinping mengucapkan selamat kepada Kim Jong-un

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Presiden China Xi Jinping mengucapkan selamat kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong-un atas terpilihnya sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh yang berkuasa. Kim mengambil alih gelar dari mendiang ayahnya, Kim Jong-il.

Menurut  kantor berita pemerintah China Xinhua, Xi mengatakan Korea Utara di bawah kepemimpinan Kim dapat mencapai tujuan pembangunan ekonomi dan sosial. "Mencapai kesuksesan yang lebih besar dalam pembangunan sosialis," katanya.

Kantor berita negara Korea Utara KCNA menyebut Xi menyatakan keinginannya untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional. Dia mendorong pembangunan dan kemakmuran serta memberikan kebahagiaan yang lebih besar bagi kedua negara.

"Pesan tersebut menekankan bahwa itu adalah kebijakan yang teguh dari Partai dan pemerintah China untuk berhasil melindungi, mengonsolidasikan, dan mengembangkan hubungan China-RRDK," ujar KCNA menggunakan inisial nama resmi negara itu, Republik Demokratik Rakyat Korea, pada Selasa (12/1).

Sejak Kim berkuasa pada 2011, standar hidup meningkat bagi banyak orang Korea Utara karena pasar berkembang dan barang-barang konsumen menjadi lebih banyak tersedia. Namun, saat ini negara itu menghadapi situasi yang paling menantang sejak bencana kelaparan 1990-an dan proyek-proyek seperti resor wisata, zona ekonomi, dan rumah sakit besar tampaknya terhenti.

BACA JUGA: Kekuatan Militer Turki Bisa Ubah Konsep Perang Dunia

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA