Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Menhub: Asuransi Korban Sriwijaya Air Harus Cepat Diberikan

Rabu 13 Jan 2021 00:36 WIB

Red: Esthi Maharani

 Seorang pekerja menyemprotkan disinfektan ke kantong jenazah yang berisi jenazah penumpang Sriwijaya Air Penerbangan 182 yang jatuh di perairan Pulau Jawa, di Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Indonesia, Minggu, 10 Januari 2021. Tim penyelamat Indonesia mencabut bagian tubuh, Potongan pakaian dan potongan logam dari Laut Jawa Minggu pagi, sehari setelah Boeing 737-500 dengan puluhan orang di dalamnya jatuh tak lama setelah lepas landas dari Jakarta, kata para pejabat.

Seorang pekerja menyemprotkan disinfektan ke kantong jenazah yang berisi jenazah penumpang Sriwijaya Air Penerbangan 182 yang jatuh di perairan Pulau Jawa, di Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Indonesia, Minggu, 10 Januari 2021. Tim penyelamat Indonesia mencabut bagian tubuh, Potongan pakaian dan potongan logam dari Laut Jawa Minggu pagi, sehari setelah Boeing 737-500 dengan puluhan orang di dalamnya jatuh tak lama setelah lepas landas dari Jakarta, kata para pejabat.

Foto: AP/Tatan Syuflana
Asuransi kepada korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 bisa cepat diberikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta pemberian asuransi kepada korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 bisa cepat diberikan.

"Kepada PT Jasa Raharja, saya minta agar proses pemberian asuransi bisa cepat," kata Budi Karya saat mengunjungi RS Polri Jakarta, Selasa (12/1).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Selasa (12/1) pagi, pemberian asuransi sudah diberikan kepada seorang pramugara pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang telah diidentifikasi.

Menhub juga meminta pihak Sriwijaya untuk memberikan dukungan penuh terkait dengan apa pun diperlukan RS Polri dalam upaya mengidentifikasi korban Sriwijaya Air SJ 182.

"Saya minta Sriwijaya Air untuk berikan dukungan sepenuhnya tanpa diminta, apa yang diperlukan RS Polri segera didukung," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Operasional PTJasa Raharja Amos Sampetoding mengatakan bahwa pihaknya sudah menyerahkan santunan kepada ahli waris korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jenazahnya telah diidentifikasi Tim DVI RS Polri.

Menurut dia, petugas Jasa Raharja di seluruh Indonesia telah siaga ketika ada pengumuman lanjutan dari proses identifikasi yang dilaksanakan Tim DVI RS Polri.

"Kami sudah stand bykalau ada pengumuman dari Tim DVI RS Polri sehingga dalam waktu cepat akan kami serahkan santunan kepada ahli waris korban," katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Menhub Budi Karya didampingi Kepala RS Polri Brigjen Pol. Asep Hendradiana, Dirut Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena, dan Direktur Operasional PT. Jasa Raharja Amos Sampetoding.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA