Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Microsoft Olok-Olok Kegagalan Privasi WhatsApp

Rabu 13 Jan 2021 23:37 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Microsoft Olok-Olok Kegagalan Privasi WhatsApp (Foto: Republika)

Microsoft Olok-Olok Kegagalan Privasi WhatsApp (Foto: Republika)

Pengguna Whatsapp diberi tahu data mereka akan dibagikan ke Facebook dan lainnya

WhatsApp baru-baru ini memperbarui kebijakan privasinya. Pengguna Whatsapp diberi tahu bahwa data mereka akan dibagikan dengan Facebook dan perusahaan lain. Kebijakan akan menjadi persyaratan wajib untuk disetujui setelah 8 Februari. Jika tidak, akun pengguna Whatsapp akan dihapus.

Layanan tersebut mendapat banyak kritik. Tokoh terkemuka, termasuk Elon Musk sekarang mendesak masyarakat untuk pindah ke Signal. Platform tersebut mengalami lonjakan besar dalam pendaftaran pengguna baru.

Dilansir dari Neowin, Minggu (10/1), sekarang tim media sosial Microsoft juga mencemooh kegagalan tersebut dan merekomendasikan agar pengguna berpindah ke Skype.

Baca Juga: Pendiri Telegram Nyinyir Kebijakan Baru WhatsApp, Pamer Jumlah Pengguna Baru

Dalam tweet dari akun Skype resmi, Microsoft telah mengatakan Skype menjaga data pribadi pengguna agar tetap pribadi dan tidak membagikannya dengan pihak ketiga.

“Skype menghormati privasi Anda. Kami berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan data pribadi Anda dan tidak menjual kepada pihak ketiga,” ujar Microsoft melalui akun Twitter.

Terlepas dari semua serangan balik, tampaknya agak tidak mungkin bahwa WhatsApp akan membalikkan arah. Perusahaan mungkin mengantisipasi umpan balik ini dan kemungkinan besar akan mereda dalam beberapa pekan ke depan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA