Selasa 12 Jan 2021 00:41 WIB

Jembatan Rusak Akibat Longsor di Garut Mulai Diperbaiki

Tahap awal dengan membangun jembatan bailey agar bisa kembali dilintasi kendaraan.

Petugas mengamati jembatan yang roboh di Talegong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (10/1/2021). Curah hujan yang tinggi di kawasan tersebut mengakibatkan jembatan Awisuti roboh hingga setengah badan jalan dan memutus akses penghubung antara Pangalengan, Talegong, Cisewu, dan Ranca Buaya bagi kendaraan roda empat.
Foto: ANTARA/Candra Yanuarsyah
Petugas mengamati jembatan yang roboh di Talegong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (10/1/2021). Curah hujan yang tinggi di kawasan tersebut mengakibatkan jembatan Awisuti roboh hingga setengah badan jalan dan memutus akses penghubung antara Pangalengan, Talegong, Cisewu, dan Ranca Buaya bagi kendaraan roda empat.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) mulai memperbaiki jembatan rusak akibat tanah longsor di Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut. Caranya dengan membangun jembatan bailey agar bisa kembali dilintasi kendaraan dari arah Garut menuju Bandung maupun sebaliknya.

"Jika tidak ada kendala dan cuaca mendukung insya Allah perbaikan hari ini selesai," kata Humas Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jabar Roni Syaroni di Garut, Senin (11/1). 

Baca Juga

Ia menuturkan pihaknya mendapatkan laporan adanya jembatan di jalan provinsi yaitu Jembatan Citalegong di Kecamatan Talegong rusak akibat tergerus bencana longsor, Sabtu (9/1) sore. Adanya laporan itu, kata dia, jajarannya langsung bergerak untuk segera memperbaiki jembatan tersebut agar masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Awalnya, lanjut dia, perbaikan mulai dilakukan Ahad (10/1). Namun adanya kesalahan jalur maka perbaikan ditunda karena kendaraan yang mengangkut material jembatan harus memutar arah ke Bandung.

"Harusnya dari kemarin (Ahad) karena miskomunikasi tidak adanya sinyal, terpaksa harus putar ke Bandung, ambil jalur Pangalengan, jalan menuju talegong tidak bisa," katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Tubagus Agus Sopyan menambahkan tanah longsor di Talegong telah menyebabkan jembatan rusak dan menutup akses jalan dari dua arah.

Selain di Talegong, kata dia, longsor juga terjadi di daerah lainnya dan menutup badan jalan yang menyebabkan arus kendaraan terganggu karena tertutup dan tergerus longsor. "Masih (tertutup) yaitu Garumukti, Pamulihan, Pakenjeng, Cisewu, Talegong, dan satu lagi Cijapati," katanya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement