Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Bertambah 152, Kasus Covid-19 di Sulut Capai 10.618 Orang

Senin 11 Jan 2021 22:46 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Petugas keamanan memeriksa surat keterangan hasil tes cepat di salah satu pusat perbelanjaan di Manado, Sulawesi Utara.

Petugas keamanan memeriksa surat keterangan hasil tes cepat di salah satu pusat perbelanjaan di Manado, Sulawesi Utara.

Foto: Antara/Adwit B Pramono
Penambahan terbanyak kasus Covid-19 di Sulut berasal dari Kota Manado

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Sejak diumumkan kasus pertama pada pertengahan Maret tahun lalu, akumulasi warga Sulut yang terkonfirmasi positif COVID-19 telah mencapai 10.618 orang.

"Kasus baru COVID-19 yang bertambah hari ini sebanyak 152 kasus," ujar Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut, dr Steaven Dandel MPH di Manado, Senin (11/1).

Seratusan lebih kasus baru COVID-19 tersebut terdistribusi di Kota Manado 45 kasus, Kabupaten Minahasa (33 kasus), Kota Kotamobagu (21 kasus), Kota Tomohon (13 kasus) dan dari luar wilayah (12 kasus).

Kabupaten Minahasa Selatan (sembilan kasus), Kabupaten Minahasa Tenggara (delapan kasus), Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung masing-masing tiga kasus.

Kabupaten Kepulauan Sitaro sebanyak dua kasus, sementara Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud masing-masing satu kasus.

Dokter Steaven menyebutkan, dari akumulasi kasus terkonfirmasi positif tersebut, sebanyak 7.674 orang (72,27 persen) telah dinyatakan sembuh, sementara kasus meninggal dilaporkan sebanyak 340 orang atau sebesar 3,20 persen.

Sebanyak 2.604 orang atau sebesar 24,53 persen saat ini masih dalam perawatan rumah sakit atau fasilitas layanan kesehatan lainnya.

Sementara itu, suspek dan probable yang dirawat di rumah sakit rujukan dan penunjang rujukan sebanyak 104 pasien suspek dan 34 pasien berstatus probable. Sementara, pasien dirawat di rumah sakit pelengkap yaitu 139 pasien suspek dan 16 pasien berstatus probable.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA