Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Posisi Tidur Ini Baik untuk Cegah Leher Kaku

Senin 11 Jan 2021 22:40 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah

Posisi tidur yang buruk dapat menyebabkan stres berkepanjangan pada leher seseorang (Foto: ilustrasi leher kaku)

Posisi tidur yang buruk dapat menyebabkan stres berkepanjangan pada leher seseorang (Foto: ilustrasi leher kaku)

Foto: Pixabay
Posisi tidur yang buruk dapat menyebabkan stres berkepanjangan pada leher seseorang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian besar orang pasti pernah mengalami leher kaku. Leher kaku umumnya terjadi ketika terlalu lama menatap layar komputer atau posisi tidur yang salah.

Namun, leher kaku juga bisa disebabkan hal lain. Direktur Eksekutif Chiropractic di The Joint Chiropractic Steven Knauf mengatakan bahwa posisi tidur yang buruk dapat menyebabkan stres berkepanjangan pada leher seseorang.

“Orang yang tidur tengkurap sering kali tidur dengan posisi kepala menyamping agar bisa bernapas. Seiring waktu, hal ini dapat membuat otot di leher menjadi stres dan dapat menyebabkan kekakuan atau nyeri,” kata Knauf seperti dikutip dari laman Well and Good, Senin (11/1).

Jika masalahnya tidak segera diatasi, kemungkinan besar akan mengalami gejala lain seperti sakit kepala dan bahkan kesemutan di lengan atau tangan. Knauf mengatakan, hal terpenting yang harus diingat untuk menghindari cedera leher saat tidur adalah selalu menjaga posisi kepala dalam posisi netral.

Dia menganjurkan agar tidur dalam posisi terlentang dan miring. Tidur telentang akan menjaga tulang leher dan punggung tetap lurus dan menurunkan risiko cedera.

“Memiliki bantal yang menopang lekuk alami leher, tetapi tidak mendorong kepala ke depan adalah suatu keharusan. Telingamu harus sejajar dengan bahu bagian atas,” kata Knauf.

Anda dianjurkan untuk tidur miring. Tidur miring diyakini bisa membantu menopang tulang leher dan tulang belakang Anda selama tidur.

"Untuk tidur miring, penting untuk menggunakan bantal yang tidak terlalu tinggi untuk kepala,” kata Knauf.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA