Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Bangun Tengah Malam dan Sulit Tidur Kembali? Ini Solusinya

Senin 11 Jan 2021 22:23 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Nora Azizah

Terkadang hal-hal yang membuat kita terbangun tengah malam tidak bisa diketahui (Foto: ilustrasi)

Terkadang hal-hal yang membuat kita terbangun tengah malam tidak bisa diketahui (Foto: ilustrasi)

Foto: PxHere
Terkadang hal-hal yang membuat kita terbangun tengah malam tidak bisa diketahui.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seringkah Anda terbangun di tengah malam dan sulit untuk kembali tidur? Pakar kesehatan tidur untuk Mattress Firm, Dr Sujay Kansagra, MD, mengatakan, langkah pertama untuk mengatasi masalah tidur adalah mencoba mencari tahu apa penyebabnya sejak awal. Jika anak-anak, hewan peliharaan, atau suara-suara di luar jendela membuat terbangun, maka dapat melewati langkah ini.

Namun, terkadang hal-hal yang membuat kita terbangun tengah malam tidak bisa diketahui. Situasi ini membutuhkan penyelidikan lebih lanjut, yakni bantuan profesional medis.

"Semua manusia mengalami beberapa kali bangun di malam hari yang normal. Ini adalah bagian dari siklus tidur penuh. Saat kita tidur di malam hari, kita tidur nyenyak dan kemudian muncul ke tidur yang lebih ringan setiap 90 menit. Saat kita masuk tahap tidur yang lebih ringan, tidak jarang terbangun," ujar Kansagra, dilansir di CNet, Senin (11/1).

Ketika terbangun dan tidak dapat kembali tidur, hal itu akan mengurangi waktu dan kualitas tidur secara keseluruhan. Terkadang, masalah kesehatan juga berperan, seperti gangguan tidur atau sleep apnea, dan sindrom lainnya.

"Masalah kesehatan lainnya juga dapat menyebabkan bangun seperti refluks asam, nyeri artritis, dan asma," kata Kansagra

Mengapa begitu sulit untuk tertidur kembali? Saat tertidur kembali tidaklah mudah, ada beberapa hal yang mungkin terjadi.

"Yang paling umum adalah insomnia di antara orang dewasa. Banyak orang dewasa menjadi cemas dan mulai berpikir berlebihan selama terbangun di malam hari," tambahnya.

Selain insomnia dan kecemasan, penyebab potensial lainnya bisa jadi adalah minum terlalu banyak kafein atau alkohol. Kemudian, merokok dan kebiasaan buruk lainnya.

Jika hal ini Anda alami, ada beberapa solusi yang bisa diterapkan berdasarkan saran dari Kansagara. Mencari bantuan medis atau terapi untuk insomnia adalah cara yang dianjurkan.

Baca Juga

Jika Anda mencurigai Anda menderita insomnia, dokter tidur atau psikolog dapat membantu dengan rencana perawatan. Kansagra merekomendasikan teknik terapi perilaku kognitif ini jika Anda terbangun dan khawatir akan kembali tidur.

"Dianjurkan agar Anda berpikir dengan tenang. Bersikaplah nyaman saat terjaga. Hal ini mencegah diri Anda menjadi terlalu cemas," katanya.

Kemudian, singkirkan hal yang mengganggu tidur. Hal ini termasuk menghindari cbermain gadget selama 30 menit sebelum tidur, menghindari kafein di sore atau malam hari, menghindari alkohol di malam hari, dan memiliki rutinitas malam hari yang terstruktur.

"Lakukan dengan cara yang sama dan pada waktu yang sama setiap malam menjelang tidur," kata Kansagra.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA