Senin 11 Jan 2021 13:06 WIB

900 Petugas Cari Korban Longsor Sumedang pada Hari Ketiga

Sebanyak 900 orang dari berbagai unsur melakukan pencarian korban longsor di Sumedang

Petugas Basarnas mengoperasikan alat berat untuk pencarian korban tertimbun longsor di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (10/1/2021). Tanah longsor yang diduga terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi pada Sabtu (9/1) sore tersebut mengakibatkan 12 orang korban meninggal dua dan belasan orang diperkirakan masih tertimbun serta 14 bangunan rusak berat.
Foto: ANTARA/Novrian Arbi
Petugas Basarnas mengoperasikan alat berat untuk pencarian korban tertimbun longsor di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (10/1/2021). Tanah longsor yang diduga terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi pada Sabtu (9/1) sore tersebut mengakibatkan 12 orang korban meninggal dua dan belasan orang diperkirakan masih tertimbun serta 14 bangunan rusak berat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sebanyak 900 orang dari berbagai unsur terlibat dalam proses pencarian korban longsor pada hari ketiga di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Itu diungkapkan Kepala Kantor Pencarian dan Penyelamatan (SAR) Bandung Deden Ridwansyah

"Kalau petugas gabungan sekitar 900 petugas. Mudah-mudah dengan tim gabungan, sinergitas dan kerjasama yang baik semua korban bisa ditemukan," kata Deden di lokasi longsor, Senin (11/1).

Menurut Deden, petugas gabungan itu diperlukan karena proses pencarian cukup mengalami kesulitan karena material longsoran yang masih tebal.

Meski begitu, ia memastikan proses pencarian dilakukan dengan menerapkan keselamatan dalam bekerja. Pasalnya lokasi kejadian juga masih ada potensi longsor susulan.

"Kami sudah menempatkan 6-10 orang sebagai safety officer untuk memantau situasi pergerakan tanah di atas," katanya.

Tim SAR menyatakan saat ini diduga 27 orang masih dinyatakan hilang. Diduga tertimbun longsor yang terjadi dua kali pada Sabtu (9/1).

Kini petugas kepolisian juga melakukan pengajaan ketat di jalan akses masuk ke pemukiman  tempat peristiwa longsor. Proses pencarian hari ini dimulai sejak pagi. Belum ditemukan adanya korban tambahan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement