Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

2021, Kementan Fokuskan Mekanisasi dan Korporasi Petani

Senin 11 Jan 2021 11:18 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Friska Yolandha

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat berkunjung ke Kantor Republika di Jakarta, Selasa (5/1).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat berkunjung ke Kantor Republika di Jakarta, Selasa (5/1).

Foto: Republika/Thoudy Badai
Kementan akan optimalisasi sumber daya pertanian untuk dukung kemandirian pangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta pada Senin (11/1). Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Kementan akan kembali memfokuskan upaya mekanisasi pertanian dan korporasi petani di setiap provinsi.

"Kementan telah tetapkan arah pembangunan pertanian maju, mandiri, dan modern sebagai pedoman untuk bertindak tegas, cepat, dan tepat serta dengan kinerja yang lebih maju," kata Syahrul.

Syahrul mengatakan, Kementan akan terus mengoptimalisasi sumber daya pertanian yang dimiliki untuk mendukung kemandirian pangan lokal dan nasional. Namun, kata Syahrul, pada saat ini dibutuhkan pemanfaatkan teknologi kekinian untuk dapat mendukung peningkatan kualitas dan kuantitas hasil produksi pertanian.

Selain itu, Syahrul menambahkan, peningkatan mekanisasi pertanian perlu didukung dengan adanya korporasi petani. Lewat korporasi, ia berharap pembangunan pertanian akan lebih tertata sehingga kesejahteraan petani dapat meningkat dari tahun ke tahun.

"Korporatisasi petani sementara dilakukan di enam provinsi dan semua provinsi lain akan terus dilakukan secara mandiri," kata Syahrul menambahkan.

Ia merinci, pada tahun ini pihaknya memiliki lima cara bertindak atau platform dasar Kementan dalam membuat kebijakan. Pertama, peningkatan kapasitas produksi pangan nasional. Kedua, upaya diversifikasi pangan. Ketiga, menghidupkan kembali lumbung-lumbung pangan di desa. Keempat, meningkatkan modernisasi pertanian. Kelima, peningkatan ekspor tiga kali lipat dalam periode lima tahun.

"Kementan terus harapkan arahan dan perintah dari presiden, kami siap bekerja keras dan kerja sama dengan para gubernur dan bupati dan tentunya para menteri yang terus mendukung kami," ujarnya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA