Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Ditemukan Klaster Hajatan, Pemkot Surabaya Larang Prasmanan 

Senin 11 Jan 2021 09:32 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Friska Yolandha

Makanan ala prasmanan.

Makanan ala prasmanan.

Foto: Pixabay
Penyelenggara hajatan diminta memberikan makanan yang telah dibungkus pada tamu.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto mengungkapkan, pihaknya menemukan klaster penyebaran Covid-19 dari acara hajatan. Oleh sebab itu, kata Irvan, agar upaya memutusan rantai penyebaran Covid-19 dapat maksimal, pihaknya memberikan rekomendasi saat kegiatan berlangsung ditiadakan prosesi prasmanan.

Tujuannya, lanjut Irvan, supaya masyarakat atau tamu yang hadir tidak diberi kesempatan untuk membuka masker saat berada di tempat hajatan. Irvan menambahkan, terkait hidangan yang disediakan di tempat hajatan, dapat dibungkus agar para tamu undangan bisa membawanya pulang.

Baca Juga

"Jadi ditiadakan makan-makannya supaya warga tidak membuka masker di tengah keramaian. Tetapi bukan berarti kita melarang kegiatan sosial budaya termasuk hajatan di dalamnya ya,” kata Irvan di Surabaya, Senin (11/1).

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA