Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Dirut Sriwijaya Sebut Kondisi Pesawat SJ 182 Sehat

Sabtu 09 Jan 2021 22:09 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Indira Rezkisari

Personel TNI AL melakukan persiapan di Dermaga Pelabuhan JICT 2, Jakarta, Sabtu (9/1). Kegiatan tersebut untuk persiapan proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu. Republika/Thoudy Badai

Personel TNI AL melakukan persiapan di Dermaga Pelabuhan JICT 2, Jakarta, Sabtu (9/1). Kegiatan tersebut untuk persiapan proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu. Republika/Thoudy Badai

Foto: Republika/Thoudy Badai
Laporan dari bagian perawatan menilai SJ 182 layak terbang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajemen Sriwijaya Air memastikan pesawat SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak pada pukul 14.40, Sabtu (9/1), dalam keadaan sehat. Sebelumnya, SJ 182 telah sempat terbang dengan tujuan Pontianak dan Pangkal Pinang.

"Kalau kondisi pesawat dalam keadaan sehat karena sebelumnya terbang ke Pontianak dan Pangkal Pinang, seharusnya tidak ada masalah," kata Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena dalam konferensi pers virtual, Sabtu (9/1).

Menurut Jefferson, laporan dari bagian perawatan pesawat menyebut SJ 182 layak terbang. Ia mengungkapkan jadwal keberangkatan SJ 182 memang sempat tertunda akibat hujan deras.

Jefferson mengatakan pihaknya bekerja sama dengan AP II saat ini telah menyiapkan posko pusat informasi baik di Jakarta maupun Pontianak. Manajemen juga terus berkoordinasi secara ketat dengan berbagai pihak terkait dalam upaya pencarian SJ182.

Sebelumnya dikabarkan Pesawat komersial Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan call sign SJ 182 hilang kontak pada pukul 14.40 WIB. Salah seorang petugas AirNav mengatakan, pesawat kehilangan kontak ketika berada di atas 10 ribu kaki.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA