Jumat 08 Jan 2021 20:00 WIB

Dalam Sehari, Tujuh Bencana Alam Terjang Kota Tasikmalaya

Hujan lebat terjadi sejak siang tadi WIB.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Hujan deras/ilustrasi
Foto: Flickr
Hujan deras/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Hujan dengan intensitas tinggi di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, sejak Jumat (8/1) siang  tadi WIB menyebabkan bencana pohon tumbang dan tanah longsor di sejumlah titik. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya, setidaknya terdapat delapan kejadian bencana alam dalam sehari ini.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kota Tasikmalaya, Erik Yowanda mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima terdapat lima kejadian pohon tumbang dan tiga kejadian tanah longsor pada Jumat sore. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tapi sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. 

"Kerusakan rumah ada di empat lokasi. Satu ambruk (rusak berat) di Setiawargi (Kecamatan Tamansari)," kata dia, Jumat.

Menurut dia, hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak Jumat siang sekira pukul 14.00 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi itu disertai dengan angin yang cukup kencang, sehingga menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga.

Erik mengatakan, petugas BPBD sudah disebar ke sejumlah lokasi kejadian itu. Namun, belum semua kejadian bencana dapat ditangani, lantaran personel yang terbatas.

Sebelumnya, BPBD Kota Tasikmalaya memperkirakan musim hujan masih akan terjadi hingga April 2020. Sebab, saat ini masih terjadi fenomena cuaca La Nina. Karenanya, masyarakat Kota Tasikmalaya diimbau untuk selalu waspada dalam menghadapi bencana.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement