Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Sambut HUT ke-26, Indosiar dan Dompet Dhuafa Bangkitkan UMKM

Jumat 08 Jan 2021 11:16 WIB

Red: Hiru Muhammad

Pandemi Covid-19 semakin meningkat, pandemi yang berkepanjangan telah menyebabkan daya ekonomi masyarakat melemah, namun di sisi lain kebutuhan hidup terus meningkat. Dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan akhirnya membuat sejumlah sektor ekonomi lumpuh, bahkan hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan hidup tanpa memikirkan modal kembali, salah satu dampak dirasakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti pelaku usaha mie ayam.

Pandemi Covid-19 semakin meningkat, pandemi yang berkepanjangan telah menyebabkan daya ekonomi masyarakat melemah, namun di sisi lain kebutuhan hidup terus meningkat. Dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan akhirnya membuat sejumlah sektor ekonomi lumpuh, bahkan hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan hidup tanpa memikirkan modal kembali, salah satu dampak dirasakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti pelaku usaha mie ayam.

Foto: istimewa
Pemberian bantuan usaha ini untuk membantu kemampuan ekonomi UMKM bangkit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Pandemi Covid-19 semakin meningkat, pandemi yang berkepanjangan telah menyebabkan daya ekonomi masyarakat melemah, namun di sisi lain kebutuhan hidup terus meningkat. Dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan akhirnya membuat sejumlah sektor ekonomi lumpuh, bahkan hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan hidup tanpa memikirkan modal kembali, salah satu dampak dirasakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti pelaku usaha mie ayam.

Tarjono (45), sosok pedagang mie ayam yang saat ditemui di rumah kecilnya berlokasi di Gang Waru, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis, (7/1) mengatakan, “Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan ini telah menurunkan omset dagangan, ditambah musibah gerobak saya yang terbakar kala berdagang, menjadikan kerugian berkali lipat yang saya alami pada saat ini. Belum lagi untuk biaya sekolah kedua anak saya, yang harus saya penuhi sebagai tulang punggung keluarga. Sepuluh tahun berjualan mie ayam, baru kali ini begitu berat cobaan ekonomi bagi saya. Banyaknya masyarakat yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pengangguran menyebabkan daya beli masyarakat juga berkurang," katanya. 

Indosiar dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) dalam rangkaian ulang tahun Indosiar ke 26, mengajak kolaborasi strategis bersama Dompet Dhuafa untuk memberikan bantuan kepada pelaku UMKM berupa pendampingan dan alat usaha sebagai penggerak ekonomi berkelanjutan. Di sela-sela pemberian bantuan usaha, Herdiansah selaku Direktur CSR Dompet Dhuafa mengatakan, “Pemberian bantuan usaha ini merupakan daya ungkit serta dorongan bagi UMKM untuk bangkit dan kembali meningkatkan nilai usaha ekonomi mereka. Saya bersama mitra binaan UMKM baik pedagang mie ayam, mie bakso dan pedagang gerobak lainnya  sangat bersyukur karena di awal tahun ini mendapat dukungan dari pemirsa Indosiar agar kesulitan dan tantangan yang dihadapi  bangsa ini segera berangsur pulih. Terima kasih pemirsa Indosiar," katanya.

Kita semua merasakan suasana kegetiran ini, dalam kondisi daya beli masyarakat yang semakin menurun serta meningkatnya kebutuhan pokok, menyebabkan beban para pelaku UMKM semakin terhimpit, tidak heran banyak para pelaku UMKM yang gulung tikar. Dompet Dhuafa bersama Indosiar akan terus mendukung UMKM agar bisa bangkit di tengah pandemi ini.

“Situasi ekonomi sedang sulit, tapi bagi kami Dompet Dhuafa bersama mitra-mitra dampingan ekonomi, akan terus bergerak menebarkan virus kebaikan dan virus kemandirian, agar Indonesia senantiasa kuat dan terus berdaulat”, kata Herdiansah.

Di sisi lain Larno (56) tahun juga merasakan hal yang pahit sebagai pedagang mie ayam, “tidak biasanya saya berdagang hingga larut malam untuk terus menjajakan mie ayam. Kalau tidak begitu penghasilan yang saya peroleh sedikit sekali bahkan hanya 40 mangkok saja bisa terjual itu saja sudah bersyukur. Sebelum adanya pandemi Covid-19 ini, saya menjual mie ayam bisa sampai 80 mangkok dalam sehari, dengan adanya pandemi ini keuntungan yang saya peroleh hanya cukup untuk bertahan hidup atau memenuhi kebutuhan sehari-hari," katanya. 

Melihat jeritan para pelaku UMKM yang terdampak, kolaborasi ini terus diikhtiarkan untuk membantu para pelaku UMKM agar terlepas dari kesulitan ekonomi yang senantiasa membayangi. “Dalam rangka Ulang Tahun Indosiar ke 26, kami bersama Dompet Dhuafa menyampaikan kepedulian dari pemirsa untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama para pelaku usaha yang terkena dampak Covid-19, hari ini kami salurkan unit usaha berupa gerobak ke pelaku usaha mikro. Alhamdulillah, dalam momentum ini kami bisa menyalurkan tidak hanya di Jabodetabek, namun juga di wilayah Jawa Barat hingga Jawa Timur. Para pelaku usaha yang ditemui, kondisinya sangat mengharukan bahkan tak jarang yang memilukan, mereka sangat membutuhkan bantuan mendasar ini. Saya berterima kasih kepada semua mitra, termasuk Dompet Dhuafa yang sudah menjadi jembatan baik bagi Indosiar dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih kepada orang-orang yang tepat,” ujar Dewi Yudho Miranti selaku Ketua Pelaksana Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih dan Departemen Head CSR Indosiar. 

“Terima kasih seluruh pemirsa Indosiar atas perhatian, dukungan dan kepeduliannya. Seluruh amanah bapak ibu secara bertahap  sudah kami sampaikan kepada saudara kita yang dirundung masalah karena pandemi ini,” tutur Dewi.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA