Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Sekolah Tatap Muka di Kota Bekasi Resmi Ditunda

Kamis 07 Jan 2021 17:33 WIB

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Hiru Muhammad

Sejumlah sekolah di Kota Bekasi melakukan simulasi belajar tatap muka, Senin (3/8).

Sejumlah sekolah di Kota Bekasi melakukan simulasi belajar tatap muka, Senin (3/8).

Foto: Eva Rianti
Dalam PSBB mulai 11 Januari, ada aturan yang meniadakan sekolah tatap muka

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah Kota Bekasi ditunda. Sebagai gantinya, kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) akan dilanjutkan dan dimaksimalkan. 

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengatakan, pihaknya tak ingin mengambil kebijakan yang bertentangan dengan pemerintah pusat. Namun, Pepen, sapaan akrabnya, menyebut  persiapan sekolah tatap muka di wilayahnya sudah siap 70 persen.“(Persiapan) 70 persen. Yang 30 persen ambil dengan cara pilihan mereka. Cuma kekhawatiran pihak eksternal ada domain. Ya kita nge-rem. Daripada kita gelar, nanti dianggap bertentangan lebih baik daring kita maksimalkan apa saja poin-poin (pembelajaran jarak jauh) yang bisa ditingkatkan,” kata Pepen di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.

Politisi Partai Golkar itu menyebut, dalam aturan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan digelar pada 11 Januari hingga 25 Januari 2021 ada aturan yang meniadakan sekolah tatap muka. Untuk itu, pihaknya akan melakukan evaluasi ulang.“Jadi setelah saya membaca laporan sepintas belum secara resmi dan juga, kalau pusat kan sudah jelas tentang pembelajaran tatap muka itu, kita akan mengevaluasi ulang,” ujar dia.

Pihaknya juga telah mengeluarkan Surat Edaran terbaru tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Kota Bekasi. Dalam poin kedua, disebutkan bahwa simulasi yang semula dijadwalkan pada 18 Januari 2021, ditunda sampai dengan adanya pemberitahuan lebih lanjut berkaitan dengan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan pandemi Covid-19.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA