Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Seruan Bongkar Supremasi Kulit Putih Usai Muslimah Diserang

Jumat 08 Jan 2021 05:15 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Ani Nursalikah

Seruan Bongkar Supremasi Kulit Putih Usai Muslimah Diserang. Ilustrasi

Foto:
Tiga serangan bermotif kebencian dalam 8 hari terjadi bulan lalu di Kanada.

Sayangnya, pria tersebut mengejarnya dan mendorongnya ke tanah. Setelah itu, dia menyerang korban. Wanita lain mencoba menolong korban, tetapi didorong ke tanah sebelum beberapa orang yang berdiri mengintervensi dan menghentikan serangan.

Anggota keluarga korban menyebut penyerang merobek jilbab ibunya. Dia juga menyebut korban dengan Nigger atau kata 'N' dan menyuruhnya kembali ke negara asalnya.

"Adik saya mengatakan penyerang memiliki banyak kebencian di matanya. Dia tidak hanya mengatakan ingin membunuh, tapi dari sikapnya membuatnya tepercaya dia benar-benar akan membunuh,” ucap dia.

Polisi mendakwa Richard Bradley Stevens (41 tahun) dengan dua tuduhan penyerangan dan satu tuduhan kejahatan. Keluarga tersebut meminta polisi mengajukan tuntutan terhadap pria kedua yang mereka katakan terlibat dalam serangan itu.

"Telah diputuskan tidak ada bukti untuk mendukung tuduhan terhadap orang kedua dalam insiden yang mengganggu ini," kata Juru Bicara Polisi, Cheryl Voordenhout dalam sebuah pernyataan kepada CBC News.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA