Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Apakah Islam Mengizinkan Pernikahan yang Dirahasiakan?

Rabu 06 Jan 2021 19:52 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Ani Nursalikah

Apakah Islam Mengizinkan Pernikahan yang Dirahasiakan?

Apakah Islam Mengizinkan Pernikahan yang Dirahasiakan?

Foto: ANTARA/Didik Suhartono
Pernikahan agar sah harus memenuhi syarat tertentu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menikah adalah salah satu ibadah yang dijalankan oleh pasangan Muslim. Namun, bagaimana pandangan Islam tentang pernikahan yang dirahasiakan?

Seorang anonim bertanya di laman About Islam. “Seorang saudara Muslim dan saya ingin menikah di masa depan dan kami biasa mengobrol. Namun, kami tidak memiliki sumber daya untuk menikah saat itu dan kami tidak ingin melakukan apa yang dilarang dalam Islam, seperti berpacaran. Jadi, kami memutuskan menikah hanya untuk diri kami sendiri dan untuk Allah. Itu membuat kami merasa lebih baik. Namun, kami belum memberi tahu siapa pun karena kami menikah hanya untuk diri kami sendiri dan kami belum dapat hidup bersama. Apa pandangan Anda tentang mengakhiri pernikahan secara rahasia dalam Islam?”

Dosen Senior dan Cendekiawan Islam Institut Islam Toronto, Sheikh Ahmad Kutty menanggapi pertanyaan tersebut. Dia mengatakan pernikahan agar sah harus memenuhi syarat tertentu. Syarat-syarat tersebut, antara lain ishhar (pengumuman), pembayaran mahar, persetujuan kedua belah pihak, izin wali (wali perempuan), dan kehadiran saksi.

Baca Juga

Terkait kondisi yang disebutkan oleh anonim tersebut tidak jelas maksud dari “nikah hanya untuk berdua”.  Dalam Islam, pernikahan harus sesuai dengan standar dan persyaratan minimum tertentu agar sah dan dapat diterima.

Tanpa memenuhi persyaratan ini, pernikahan menjadi tidak sah atau tidak dapat diterima. Sebab, hal ini guna membedakan dari percabulan atau hubungan terlarang.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA