Sunday, 14 Rajab 1444 / 05 February 2023

Harga Cabai Pasar Kapuas Meroket

Rabu 06 Jan 2021 18:02 WIB

Red: Fuji Pratiwi

Penjual menunjukkan cabai rawit merah (ilustrasi). Harga cabai rawit di Pasar Induk Kapuas, Kalimantan Tengah, mengalami lonjakan.

Penjual menunjukkan cabai rawit merah (ilustrasi). Harga cabai rawit di Pasar Induk Kapuas, Kalimantan Tengah, mengalami lonjakan.

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Kenaikan harga cabai diprediksi karena cuaca ektrem.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA KAPUAS -- Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, membenarkan dalam sekitar satu pekan terakhir, harga cabai rawit di Pasar Induk Kota Kuala Kapuas, meroket.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdagperinkop dan UKM Kabupaten Kapuas, Batu Panahan mengatakan, harga kebutuhan pokok di pasar Kapuas masih stabil, hanya harga cabai rawit maupun tiung mengalami kenaikan.

Baca Juga

"Harga cabai ini naik dari Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu menjadi Rp 70 ribu per kilogram," kata Batu di Kuala Kapuas, Rabu (6/1). 

Menurutnya, kenaikan harga cabai ini diprediksi karena pengaruh cuaca ekstrem yang beberapa waktu terakhir telah melanda sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Kapuas.

Cabai di daerah setempat merupakan pasokan dari petani lokal. Saat ini curah hujan tinggi mengakibatkan tanaman cabai sebagian terendam sehingga berdampak terhadap hasil panen.

"Memang petani masih bisa memanen, tapi sebagian cabai mengalami pembusukan, kondisi inilah yang membuat harga cabai naik," kata dia.

Sementara untuk kebutuhan pokok lain, di antaranya daging sapi masih bertahan di harga Rp 140 ribu/kg, daging ayam broiler Rp 28 ribu/kg, daging ayam kampung Rp 70 ribu/kg dan harga telur ayam broiler Rp 1.800 per butir serta telur bebek Rp 2.500/butir.

Kemudian gula pasir juga bertahan di harga Rp 12.500/kg, minyak goreng curah Rp 11.000/liter, tepung Rp 9.500/kg, bawang merah Rp 30.000/kg dan bawang putih Rp 22.000/kg.

"Begitupun harga beras, kacang-kacangan dan sayuran masih bertahan di harga semula," ujar dia.

Sementara itu, Sudarmi, salah satu pedagang sayur di pasar induk Kota Kuala Kapuas, mengakui memang harga sayuran pasca tahun baru 2021 masih dalam harga stabil. Hanya harga cabai rawit yang mengalami lonjakan.

Sudarmi mengatakan, ebelumnya harga cabai rawit di pasar induk seharga Rp 40.000 sampai Rp 50.000/kg. Kemudian dalam sekitar satu pekan terakhir, harga cabai rawit melonjak naik menjadi Rp 70.000 sampai Rp 75.000. Sedangkan untuk harga sayuran lain masih stabil.

 

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA