Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

BPJS Kesehatan Hibah Klinik Digital untuk Pemprov Jabar

Rabu 06 Jan 2021 17:48 WIB

Red: Gita Amanda

BPJS Kesehatan melakukan hibah berupa klinik digital dinamakan Anjungan Layad Rawat Mandiri (ALARM) kepada Pemprov Jabar.

BPJS Kesehatan melakukan hibah berupa klinik digital dinamakan Anjungan Layad Rawat Mandiri (ALARM) kepada Pemprov Jabar.

Foto: BPJS Kesehatan
ALARM membantu masyarakat dalam melakukan skrining kesehatan secara mandiri

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- BPJS Kesehatan melakukan hibah berupa klinik digital dinamakan Anjungan Layad Rawat Mandiri (ALARM). ALARM adalah sebuah karya inovasi yang diharapkan berfungsi seperti klinik digital di masa akan datang, untuk membantu masyarakat dalam melakukan skrining kesehatan dengan cepat dan mudah secara mandiri.

Kegiatan Hibah ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Jabar jalan Pasteur No. 25, dengan dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika, Deputi Direksi Wilayah Jawa Barat Fachrurrazi dan pejabat lainnya dilingkungan Dinkes Jabar dan BPJS Kesehatan Kepwil Jabar, Rabu (6/1).

Dalam sambutannya Fachrurrazi mengatakan inovasi-inovasi yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat dalam bidang kesehatan, menginspirasi untuk berperan aktif memberikan dukungan seoptimal mungkin melalui sarana yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat, pemerintah dan stakeholder terkait lainnya dalam mengajak masyarakat untuk berpola hidup sehat. Juga mengenali kondisi tubuh saat ini melalui skrining kesehatan serta melakukan pencegahan dini terhadap berbagai penyakit, melalui pemanfatan teknologi yang dirancang khusus yaitu ALARM.

photo
BPJS Kesehatan melakukan hibah berupa klinik digital dinamakan Anjungan Layad Rawat Mandiri (ALARM) kepada Pemprov Jabar. - (BPJS Kesehatan)

ALARM ini berbentuk anjungan yang dapat ditempatkan pada titik-titik keramaian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas sehingga dapat secara mandiri melakukan pemeriksaan-pemeriksaan sebagai Tinggi Badan, Berat Badan, Suhu Tubuh, Tingkat Kegemukan (Fat Mass), Berat Massa Tubuh (Body Mass), Body Mass Index (BMI), Basal Metabolic Rate (BMR), Blood Oxygen / Kadar oksigen dalam tubuh, Heart Rate / Detak jantung, Blood Pressure / Tekanan darah. Data-data dalam ALARM ini dapat digunakan oleh masyarakat secara mandiri dengan membaca analisis kesehatan yang tertera di layar ataupun dengan mencetaknya.

Dewi Sartika selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar menambahkan dengan adanya ALARM ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk berpola hidup sehat dan juga selalu memeriksakan kesehatannya secara mandiri sebagai upaya promotif preventif. “Atas nama pemerintah Provinsi Jawa Barat mengucapkan terima kepada BPJS Kesehatan Kepwil Jabar atas apresiasi serta kolaborasinya sehingga alat ini tercipta. ALARM sangat mendukung Pemprov Jabar dalam rangka Jabar Juara melalui inovasi dan kolaborasi.” Ungkap Dewi.

ALARM yang dihibahkan oleh BPJS Kesehatan Kepwil Jabar ini merupakan prototipe yang nantinya diharapkan dapat dikembangkan atau diperbanyak melalui skema CSR dan ditempatkan di kantor-kantor Pemerintahan dan fasilitas umum lainnya. Dan diharapkan ALARM ini dapat dimanfaatkan serta dijaga bersama oleh masyarakat Jawa Barat sehingga dapat bermanfaat dalam waktu jangka panjang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA