Rabu 06 Jan 2021 17:17 WIB

Pertamina MOR VI: Permintaan Pertamax Meningkat

Peningkatan konsumsi ini menunjukkan masyarakat lebih sadar bahan bakar berkualitas.

Hingga Senin (4/1) pada masa satgas yang dilaksanakan oleh Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan, peningkatan konsumsi BBM berjenis gasoline terdapat di produk Pertamax dan Pertamax Turbo.
Foto: Pertamina
Hingga Senin (4/1) pada masa satgas yang dilaksanakan oleh Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan, peningkatan konsumsi BBM berjenis gasoline terdapat di produk Pertamax dan Pertamax Turbo.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan, mencatat permintaan BBM jenis Pertamax dan Pertamax Turbo (gasoline) mengalami peningkatan sepanjang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

"Wilayah Kalbar juga mengalami tren kenaikan, terutama BBM jenis Pertamax yang meningkat sebesar 78 persen sebanyak 65 KL per hari dibandingkan hari normal yang sebanyak 36 KL per hari," kata Executive General Manager Regional Pertamina MOR VI Kalimantan, Freddy Anwar, Rabu (6/1).

Baca Juga

Begitu pula dengan BBM jenis Pertamax Turbo yang meningkat 29 persen (2,4 KL per hari) dibandingkan konsumsi atau pemakaian normal harian 1,9 KL per hari.

Data Pertamina MOR VI Kalimantan mencatat, peningkatan permintaan Pertamax untuk wilayah Kalimantan pada masa Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 meningkat sebanyak 14 persen atau sebesar 658 KL per hari dari konsumsi normal harian yaitu 584 KL per hari. Tidak hanya Pertamax, Pertamax Turbo juga meningkat konsumsinya sebesar 28 persen (24 KL per hari) dari konsumsi normal harian yaitu 19 KL per hari.

"Peningkatan permintaan BBM jenis Pertamax dan Pertamax Turbo tidak hanya di Kalbar, tapi juga di Kaltim, Kalsel, Kalteng dan Kaltara yang besarannya bervariasi," ungkap Freddy.

Freddy menambahkan, tren peningkatan konsumsi ini memperlihatkan masyarakat sudah lebih sadar akan bahan bakar berkualitas.

"Pertamax dengan RON 92 dan Pertamax Turbo RON 98, menunjukkan masyarakat sudah mengetahui produk berkualitas tidak hanya untuk kesehatan kendaraan tetapi juga untuk lingkungan yang lebih baik," ujar dia.

Dia menambahkan, konsumsi BBM berjenis gasoil juga terlihat pada produk Pertamina Dex yang meningkat 7 persen (29 KL per hari) dibandingkan dengan konsumsi normal harian yaitu 27 KL per hari. Seperti di wilayah Kaltim dan Kalbar meningkat konsumsinya sebesar 20 persen (5,3 KL per hari) dan 3 persen (8,8 KL per hari) masing-masing dari konsumsi normal harian 4,4 KL per hari dan 8,5 KL per hari.

Untuk wilayah Kalsel, Pertamina Dex mengalami peningkatan konsumsi sebesar 46 persen (7KL per hari) dibandingkan konsumsi normal harian 4,6 KL per hari. Sedangkan, penurunan konsumsi produk Pertamina Dex terjadi di Kalteng sebesar 14 persen menjadi 8,4 KL per hari dari konsumsi normal harian 9,7 KL per hari. Sementara di Kaltara, belum ada pemakaian Pertamax Turbo.

Pertamina MOR VI hingga 10 Januari membentuk dan mengoperasikan Satuan Tugas untuk BBM dan elpiji di wilayah Kalimantan. Satuan tugas bergerak memastikan kebutuhan BBM dan elpiji bagi masyarakat terpenuhi. 

Demi memastikan penyaluran tersebut tanpa hambatan, masyarakat dapat berperan aktif untuk melaporkan apabila ada kendala di lapangan dengan menghubungi call center 135 atau email ke [email protected].

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement