Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

'Risma Ingin Optimalisasi Balai-Balai di Kemensos'

Rabu 06 Jan 2021 09:20 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Ratna Puspita

Menteri Sosial Tri Rismaharini

Menteri Sosial Tri Rismaharini

Foto: GALIH PRADIPTA/ANTARA FOTO
Risma akan menjadi pengalaman di Surabaya untuk diterapkan di Jakarta dan Bekasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Sosial Tri Rismaharini menemui Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada Selasa (5/1) sore. Dalam pertemuan tersebut, Risma, sapaan akrabnya, mengungkapkan gagasannya untuk mengoptimalkan balai-balai yang ada di bawah Kementerian Sosial. 

"Ada gagasan dari Ibu Risma yang kemudian disetujui Pak Wapres yaitu gagasan mengenai optimalisasi dan reformasi pengelolaan balai-balai yang selama ini banyak digunakan Kemensos untuk menampung disabilitas dan macam-macam itu," ujar Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi saat dihubungi Selasa (5/1).

Menurut Masduki, Risma ingin balai-balai itu diperuntukkan menampung disabilitas, pemulung, maupun tempat pemberdayaan masyarakat. Sebab saat ini, balai-balai itu saat ini belum digunakan secara optimal.

Baca Juga

"Itu banyak nganggur, kantornya besar-besar, lebar-lebar, di Indonesia itu ternyata ada 49 balai, selama ini kurang dimanfaatkan dengan baik. Jadi rencana Ibu Mensos, balai itu akan dijadikan tempat-tempat pemberdayaan pelatihan sekaligus pemberdayaan untuk kepentingan ekonomi," kata Masduki.

photo
Juru Bicara Wakil Presiden Maruf Amin, Masduki Baidlowi. - (Republika/Fauziah Mursid)
Masduki mengatakan, selain fokus terhadap bantuan sosial, Mensos Risma juga ingin mengembangkan pemberdayaan masyarakat miskin maupun usaha mikro kecil dan menengah. Ia mengatakan, pengalaman di Surabaya akan dibawa Risma untuk memberdayakan masyarakat.

Masduki mengatakan, Jakarta dan Bekasi akan dijadikan sebagai proyek percontohan. Karena itu, kunjungan Mensos ke tempat-tempat kumuh di Jakarta dan sekitarnya, merupakan tahapan program pemberdayaan tersebut.

"Makanya sekarang kalau Ibu Mensos ketemu pemulung di Jakarta lalu kemudian itu dalam kepentingan itu sebenarnya dia. Jadi tidak hanya bansos, tapi sekaligus pemberdayaan," ungkapnya.

Risma mengatakan kepada Wapres, tentang pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta swasta untuk memberdayaan masyarakat. "Pengalaman di Surabaya itu dijadikan contoh untuk di Jakarta dan Bekasi dahulu, baru nanti akan dikembangkan/direplikasi ke daerah lain. jadi ujungnya nanti tuh pemberdayaan untuk usaha mikro kecil (UMK)," ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA