Selasa 05 Jan 2021 21:15 WIB

Israel Hancurkan 729 Bangunan Palestina Sepanjang 2020

Pasukan keamanan Israel juga menahan setidaknya 2.785 warga Palestina pada 2020

Red: Nur Aini
Otoritas Israel menghancurkan 729 bangunan Palestina sepanjang 2020 dengan dalih bangunan itu tidak memiliki izin konstruksi, menurut laporan sebuah kelompok hak asasi manusia Israel.
Otoritas Israel menghancurkan 729 bangunan Palestina sepanjang 2020 dengan dalih bangunan itu tidak memiliki izin konstruksi, menurut laporan sebuah kelompok hak asasi manusia Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Otoritas Israel menghancurkan 729 bangunan Palestina sepanjang 2020 dengan dalih bangunan itu tidak memiliki izin konstruksi, menurut laporan sebuah kelompok hak asasi manusia Israel.

"1.006 warga Palestina telah mengungsi karena kebijakan Israel, termasuk 519 anak di bawah umur, setelah perobohan 273 rumah," ungkap Pusat Informasi Israel untuk Hak Asasi Manusia di Wilayah Pendudukan, B'Tselem, Senin (4/1).

Baca Juga

Israel telah menghancurkan 456 bangunan, termasuk fasilitas dan instalasi kemanusiaan penting seperti jaringan air dan listrik. B'Tselem juga mengatakan pasukan pendudukan Israel menewaskan 27 warga Palestina pada 2020, termasuk tujuh anak di bawah umur.

"B'Tselem menyelidiki 16 kasus pembunuhan warga Palestina di Tepi Barat, dan ditemukan bahwa setidaknya 11 dari mereka dibunuh tanpa alasan apa pun, karena tidak ada yang mengancam nyawa anggota pasukan keamanan atau orang lain, baik di waktu menembaki mereka atau secara umum," kata LSM itu.

Pusat itu menunjukkan bahwa mereka mendokumentasikan 248 serangan yang dilakukan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat pada 2020. Serangan tersebut berupa serangan fisik dan pelemparan batu ke rumah-rumah Palestina, hingga menargetkan petani atau properti mereka, termasuk 80 insiden perusakan pohon dan tanaman lainnya, yang mengakibatkan kerusakan lebih dari 3.000 pohon.

Pasukan pendudukan Israel menyerbu desa dan kota Palestina "setidaknya 3.000 kali dan menyerbu tidak kurang dari 2.480 rumah," sebut mereka. B'Tselem menyatakan bahwa selama 2020 pasukan keamanan mendirikan sedikitnya 3.524 pos pemeriksaan mendadak selain yang sudah diperbaiki di Tepi Barat yang diduduki.

LSM itu juga menyatakan bahwa pasukan keamanan Israel menahan setidaknya 2.785 warga Palestina.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/israel-hancurkan-729-bangunan-palestina-sepanjang-2020/2098391
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement