Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Mengapa Arashi Begitu Dicintai di Jepang?

Selasa 05 Jan 2021 14:48 WIB

Red: Nora Azizah

Foto: Grup Idol asal Jepang Arashi

Foto: Grup Idol asal Jepang Arashi

Foto: Wikimedia
Grup idola Jepang Arashi akan segera hiatus setelah berkarya selama 21 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Grup idola Jepang Arashi yang populer akan segera hiatus setelah aktif berkarya selama 21 tahun di industri hiburan Negeri Sakura. Arashi yang artinya "badai" dibentuk pada 15 September 1999 dengan tujuan "menciptakan badai di seluruh dunia" di sebuah kapal pesiar di Hawaii.

Arashi beranggotakan Masaki Aiba, Jun Matsumoto, Kazunari Ninomiya, Satoshi Ohno dan Sho Sakurai. Kini, rata-rata usia anggotanya berada di penghujung 30-an.

Baca Juga

"Berdasarkan perbincangan kelima anggota dalam acara variety di TV dan penampilan lainnya, penonton bisa merasakan persahabatan dan kebaikan mereka. Arashi bisa tampil jenaka tanpa harus melontarkan lelucon kasar. Apa yang mereka lakukan menghangatkan hati kita," jelas profesor Noboru Saijo dari Universitas Edogawa, pakar sejarah teori idola dan sejarah hiburan publik, kepada Mainichi, dikutip Selasa (5/1).

Dia mengatakan, kepopuleran Arashi didasari dengan citra mereka membumi dan rendah hati. Apa yang membuat Arashi berbeda salah satunya adalah penggemar yang berasal dari rentang usia yang luas, bukan cuma remaja dan dewasa muda, tapi generasi yang berbeda.

Ini dicapai berkat keterlibatan mereka di program televisi pada jam-jam tayang utama yang rentang usia penontonnya luas. Arashi telah merilis 58 single, tiga single lebih banyak ketimbang total single yang dikeluarkan SMAP.

"Mereka mungkin lebih piawai dalam menari dan menyanyi dibandingkan SMAP. Saya pikir mereka punya kekuatan lebih dibandingkan grup pendahulunya," lanjut Tomisawa.

Di tengah puncak popularitas pada Januari 2019, Arashi mengumumkan rencana hiatus pada akhir 2020. Satoshi Ohno meminta agar aktivitas Arashi dihentikan sejenak, sehingga setiap anggota bisa menggapai impian mereka masing-masing.

Setelah melewati banyak diskusi internal, juga bersama agensi pada Juni 2017, Arashi memutuskan untuk hiatus sebagai grup sebab mereka tidak mau melanjutkan aktivitas sebagai grup tanpa anggota yang lengkap. Ketika mengumumkan rencana hiatus, Ohno mengungkapkan dia ingin mencoba hidup bebas, tanpa ada batasan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA