Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Kasus Covid-19 Meningkat, IHSG Masih Berpotensi Menguat

Selasa 05 Jan 2021 10:21 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Nidia Zuraya

Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ilustrasi

Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ilustrasi

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Penguatan IHSG diprediksi terbatas pada hari ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak variatif pada perdagangan hari ini, Selasa (5/1). IHSG sempat melemah ke level 6.073 setelah ditutup menguat dua persen pada perdagangan kemarin. 

Sementara itu, indeks saham Asia dibuka turun pada pagi ini. Nikkei 225 Jepang melemah 0,10 persen, Hang Seng Hong Kong turun 0,39 persen, dan Strait Times Singapura jatuh 0,35 persen.

Meski demikian, IHSG diproyeksi masih berpotensi menguat pada perdagangan hari ini. "Kami memperkirakan, IHSG bergerak menguat terbatas pada hari ini," tulis Phillip Sekuritas Indonesia dalam risetnya, Selasa (5/1).

Baca Juga

Dalam risetnya, Phillip Sekuritas Indonesia menyebut, pelemahan mayoritas bursa saham Asia didorong kekhawatiran penyebaran Covid-19. Jumlah kasus di Amerika Serikat (AS) melonjak usai masa libur panjang Natal dan tahun baru seiring peningkatan jumlah orang yang dites dan penularan dari perjalanan mudik mulai bermunculan. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA