Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Banyak Orang Ingin Memulai Gaya Hidup Sehat pada 2021

Senin 04 Jan 2021 18:25 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Gita Amanda

Makanan sehat, (ilustrasi). Menurut survei PHE mulai 2021 banyak orang ingin memulai hidup lebih sehat.

Makanan sehat, (ilustrasi). Menurut survei PHE mulai 2021 banyak orang ingin memulai hidup lebih sehat.

Foto: www.freepik.com
Menurut survei 80 persen responden ingin melakukan perubahan perilaku pada 2021

REPUBLIKA.CO.ID, Banyak orang di seluruh dunia yang memiliki kebiasaan makan dan minum tidak sehat saat harus berada di rumah karena aturan pembatasan yang ditetapkan selama pandemi virus corona jenis baru (Covid-19). Meski demikian, menurut survei dari Public Health England (PHE) banyak orang yang ingin memulai gaya hidup sehat pada awal tahun yang baru ini.

Covid-19 menjadi alasan mengapa 68 persen orang dewasa berusaha melakukannya, sementara secara keseluruhan 80 persen mengatakan bahwa perubahan perlu dilakukan pada 2021. PHE telah meluncurkan kampanye Better Health, yang menawarkan kiat dan dukungan melalui berbagai alat dan aplikasi, untuk membantu orang dewasa memulai gaya hidup sehat pada 2021. Kebiasaan sehat bisa berupa pola makan lebih baik, aktif berolahraga, serta berhenti merokok.

Berolah raga lebih menjadi daftar keinginan 41 persen orang dari kelompok usia 40 hingga 60 tahun dalam survei. Kemudian ada 40 persen ingin konsumsi makanan sehat dan 39 persen mengatakan siap menurunkan berat badan yang berlebih.

Selain itu, ada 43 persen perokok di Inggris yang mengatakan akan menghentikan kebiasaan buruk ini pada 2021. Sementara 45 persen mengatakan ingin mengurangi konsumsi minuman beralkohol tahun ini.

Kepala ahli gizi PHE, Alison Tedstone, mengatakan ini adalah perubahan yang akan membantu orang-orang merasa lebih baik. Ia menegaskan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengatur dan berbuat lebih banyak untuk menjaga kesehatan mental.

"Tahun lalu sangat menantang dengan banyaknya orang harus terjebak dalam rumah. Ini dapat dimengerti, di mana kita melihat beberapa kebiasaan tidak sehat merayap pada banyak orang,” ujar Tedstone.

Kampanye kesehatan dari PHE ditujukan untuk orang yang berusia di atas 18 tahun, khususnya yang berusia 40-60 tahun. Ini secara khusus ditujukan untuk kelompok yang paling terpengaruh dengan pandemi Covid-19, termasuk mereka yang berasal dari  etnis kulit hitam, Asia dan minoritas, serta orang-orang dengan kondisi kesehatan jangka panjang.

Menteri Kesehatan Masyarakat Inggris Jo Churchill mendukung kampanye kesehatan PHE. Ia mengatakan tidak ada keraguan bahwa 2020 telah menjadi tahun yang penuh tantangan bagi semua orang.

“Pandemi Covid-19 telah menyoroti secara khusus dampak obesitas pada kesehatan dan hasil kesehatan beberapa orang,” jelas Churchill.

Dilansir Belfast Telegraph, sejak pandemi dimulai awal tahun ini, di Inggris tercatat hingga 35 persen orang menyantap camilan atau minuman yang tidak sehat setidaknya satu kali dalam sehari. Jumlah ini meningkat dari 26 persen pada tahun lalu.

Sementara, sebanyak 29 persen orang menjadi perokok lebih aktif sejak aturan lockdown atau karantina wilayah secara nasional ditetapkan kedua kalinya di Inggris. Selain itu, sekitar 23 persen orang dewasa mengkonsumsi lebih banyak minuman beralkohol.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA