Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Ini Kunci Kemenangan AC Milan Meski Tampil dengan 10 Pemain

Senin 04 Jan 2021 07:36 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli.

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli.

Foto: EPA-EFE/MATTEO BAZZI
Kemenangan membawa AC Milan kembali ke puncak klasemen sementara Serie A.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, mengungkapkan alasan kemenangan timnya atas Benevento di pekan ke-17 Serie A Italia, Ahad (3/1), meski dengan 10 pemain. Pemain AC Milan, Sandro Tonali, diusir wasit akibat kartu merah pada menit ke-33.

Kendati demikian, skuad Rossoneri tetap menang 2-0 lewat gol Franck Kessie dan Rafael Leao.

"Sekali lagi, setelah tampil dengan 10 pemain, kami bisa menunjukkan intensitas, semangat, dan percaya diri. Ini adalah kemenangan besar," kata Pioli seperti dilansir Football Italia, Senin (4/1).

Kemenangan membawa AC Milan ke puncak klasemen sementara Serie A musim ini dengan 37 poin. Namun, Rossoneri hanya berjarak satu poin dari rival sekota Inter Milan di peringkat kedua.

Melihat hal tersebut, Pioli mengaku, tidak merasa tertekan. Ia hanya fokus memperbaiki segala aspek di dalam timnya agar tetap berada di posisi tertinggi. "Setiap hasil (laga) penting untuk mendongkrak kepercayaan diri. Saya memeluk Sandro di ruang ganti karena dia sedih setelah diusir wasit," ujarnya.

Milan akan menghadapi ujian berat menghadapi Juventus, Kamis (7/1) dini hari WIB. Pioli menegaskan, timnya siap menumbangkan pemegang scudetto sembilan tahun beruntun itu.

"Menurut saya, laga nanti akan menarik. Saya menilai, Juventus, Inter, dan Napoli adalah yang terkuat di Serie A. Tapi, kami hanya perlu meniti jalur kami sendiri," jelas Pioli.

BACA JUGA: Benarkah Ustadz Abdul Somad (UAS) Ceramah tak Pakai Masker Saat Pandemi? Cek Faktanya di Sini....

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA