Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Kesepian Berpengaruh Terhadap Kesehatan Fisik dan Mental

Sabtu 02 Jan 2021 22:31 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Nora Azizah

Perasaan kesepian tak hanya menjadi masalah bagi orang yang sudah berusia lanjut (Foto: ilustrasi)

Foto:
Perasaan kesepian tak hanya menjadi masalah bagi orang yang sudah berusia lanjut.

Selalu Merasa tidak Senang
Orang-orang yang mengalami kesepian kronis akan secara konstan merasakan perasaan tidak senang. Mereka juga kesulitan untuk bisa menemukan harapan.

Keinginan Besar untuk Banyak Menonton
Studi dari University of Texas mendapati bahwa orang-orang yang kesepian cenderung menghabiskan lebih banyak waktu untuk menonton film atau serial televisi secara beruntutan (binge-watch). Tidak semua orang yang melakukan binge-watch itu kesepian. Akan tetapi kegiatan ini kerap dipandang sebagai distraksi bagi orang-orang yang kesepian sehingga mereka cenderung melakukan binge-watch.

 

Yang Perlu Dilakukan Saat Merasa Kesepian

Tiap orang akan mengalami perasaan kesepian yang berbeda akibat alasan yang berbeda pula. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk bisa mengenali dan mengidentifikasi perasaan kesepian yang dialami oleh diri sendiri.

Ketika perasaan kesepian ini muncul, jangan pendam untuk diri sendiri. Terbuka kepada orang lain mengenai perasaan kesepian memungkinkan orang yang kesepian bertemu dengan orang lain yang pernah mengalami hal serupa. Orang lain mungkin dapat memberikan teknik yang positif untuk bisa mengatasi berbagai perasaan negatif akibat kesepian dengan baik.

Namun bila tidak memiliki teman bercerita, orang yang kesepian bisa mencari pertolongan dari layanan-layanan kesehatan mental. Bila perlu, orang yang mengalami kesepian juga bisa mencari masukan dari tenaga kesehatan profesional.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA