Kamis 31 Dec 2020 23:41 WIB

Kasus Positif Covid-19 di Karawang Tembus Angka 6.070 Orang

Peningkatan kasus Covid-19 di Karawang pesat karena pekan lalu hanya 4.996 orang

Warga yang hendak berlibur melakukan Rapid Test Antigen Covid-19 yang disediakan oleh Jasa Marga di Rest Area KM 57, Karawang, Jawa Barat, Kamis (24/12). Warga yang tidak memiliki surat keterangan non reaktif Covid-19 diminta untuk melakukan Rapid Test Antigen ditempat yang sudah disediakan. Rapid Test Antigen tersebut dilakukan untuk melacak lonjakan kasus positif disaat libur Natal dan Tahun Baru 2020. Republika/Thoudy Badai
Foto: Republika/Thoudy Badai
Warga yang hendak berlibur melakukan Rapid Test Antigen Covid-19 yang disediakan oleh Jasa Marga di Rest Area KM 57, Karawang, Jawa Barat, Kamis (24/12). Warga yang tidak memiliki surat keterangan non reaktif Covid-19 diminta untuk melakukan Rapid Test Antigen ditempat yang sudah disediakan. Rapid Test Antigen tersebut dilakukan untuk melacak lonjakan kasus positif disaat libur Natal dan Tahun Baru 2020. Republika/Thoudy Badai

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat terus bertambah dan pada hari terakhir akhir tahun 2020 menembus angka 6.070 kasus.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Karawang pada Kamis ini tercatat dari jumlah kumulatif yang mencapai 6.070 orang itu rinciannya ialah sebanyak 1.164 orang masih dirawat, 357 orang isolasi mandiri, 215 orang meninggal dunia dan 4.334 orang telah dinyatakan sembuh.

"Saat ini Karawang berstatus zona merah penyebaran COVID-19," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 setempat Fitra Hergyana.

Atas hal tersebut, dilakukan optimalisasi patroli dan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan.

Menurut dia, selama ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 rutin melakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat. Dalam sehari dilakukan empat kali patroli.

Sementara itu, peningkatan kasus COVID-19 di Karawang cukup signifikan. Karena sekitar sepekan lalu jumlah kumulatif kasus COVID-19 di daerah itu hanya mencapai 4.996 kasus.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement