Kamis 31 Dec 2020 21:33 WIB

Ariza: 2021 Harus Optimistis tapi Tetap Waspada

Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga protokol kesehatan.

Rep: Eva Rianti/ Red: Bilal Ramadhan
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria
Foto: Republika/Flori Sidebang
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sepanjang 2020, Jakarta mengalami gejolak yang luar biasa akibat pandemi Covid-19. Ragam lini kehidupan yang menggeliat di Ibu Kota telah terpukul, mulai dari aspek kesehatan hingga ekonomi dan sosial. Meski tak ayal mengalami kesulitan yang bertubi-tubi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan ragam upaya dalam menangani Covid-19 dengan melakukan langkah kolaborasi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau Ariza menuturkan, dalam menangani pandemi Covid-19 memang dibutuhkan kolaborasi yang masif dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, para ahli, masyarakat hingga swasta. Kolaborasi itu dinilai menjadi kekuatan dan semangat kebersamaan dalam menghadapi krisis bencana yang baru itu.

“Covid-19 ini hal baru, saya melihat sepanjang 2020 dinamika perbedaan pendapat cukup produktif, dan saya benar-benar menangkap niat baik dari semua pihak agar Covid-19 mampu kita kalahkan,” tutur Ariza kepada Republika, Rabu (30/12).

Kolaborasi itu, kata dia diwujudkan dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB). Kolaborasi tersebut, menurutnya sangat penting sebagai upaya bersama dari hulu hingga ke hilir. Sebab, kata dia, taruhannya adalah nyawa.

“Hampir sepanjang tahun 2020, kita semua berjuang menyelamatkan nyawa warga dari ancaman Covid-19. Saya melihat berbagai perbedaan di masyarakat bergabung menjadi kekuatan besar dalam penanganan Covid-19,” kata dia.

Di penghujung akhir tahun 2020 ini, Ariza mengajak semua pihak terus merawat dan meningkatkan kolaborasi dalam mengatasi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini terus mencatatkan angka yang melonjak di Ibu Kota.

“Untuk itu memasuki tahun 2021, saya mengajak kita semua semakin meningkatkan kolaborasi ini. Masalah ini dialami semua bangsa di dunia, dan kita yakin mampu menanggulanginya,” ujarnya.

Walau bagaimanapun, lanjut Ariza, 2020 telah memberikan banyak pelajaran berharga dari hadirnya pandemi Covid-19. Pemerintah belajar untuk tanggap dalam menghadapi musibah yang tiba-tiba datang dengan sejumlah ragam antisipasi serta penindakan. Adapun masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga protokol kesehatan.

“Mari kita masuki 2021 dengan optimis dan waspada. Selamat Tahun Baru, sehat dan sukses untuk kita semua bangsa Indonesiaku,” tutupnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement