Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tes PCR Mobile DD Hanya Perlu Waktu Delapan Jam

Kamis 31 Dec 2020 20:56 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: A.Syalaby Ichsan

Mobile PCR Unit DD

Mobile PCR Unit DD

Foto: Dompet Dhuafa
Mobile PCR Unit pengelolaannya berasal dari amanah dana wakaf produktif masyarakat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meningkatnya jumlah masyarakat terpapar virus Covid-19 di kota-kota besar seperti Jakarta, menggugah Dompet Dhuafa (DD) bersama Rumah Sakit (RS) Kartika Pulomas untuk berinovasi dengan meluncurkan Mobile PCR Unit. Hal ini dalam rangka memobilisasi kebutuhan masyarakat akan tes cepat Covid-19. Sekaligus memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan tersebut.

Fasilitas Mobile PCR Unit mempunyai satu mesin PCR yang bisa memeriksa kurang lebih 200 hingga kurang lebih 300 tes sampel dengan tiga waktu bergilir. "Satu shift itu 8 jam. Ini bisa melakukan pemeriksaan tes swab PCR dengan kurang lebih 100 tes sampel. Sehingga jika kita lakukan tiga shift maka bisa 200 hingga 300 tes sampel," ujar dr Ikhwan Afwan, direktur pelayanan medis.

Belajar dari antrean panjang yang menjalar di sebagian fasilitas umum, membuat mobile PCR unit bisa menjadi andalan untuk menunjang kebutuhan masyarakat yang kian penting dalam menjalankan roda perekonomian. Mobile PCR unit tersebut akan menyasar seluruh golongan. Karena pengadaan Mobile PCR Unit pengelolaannya berasal dari amanah dana wakaf produktif masyarakat.

"Insya Allah kita menutup akhir tahun ini dengan kegiatan bersejarah, kita bersama resmikan Mobile PCR Unit ini. Semoga memudahkan masyarakat luas untuk menggunakan Mobile PCR," kata Ustaz Ahmad Shonhaji selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 yang juga Direktur Budaya, Dakwah dan Pelayanan Masyarakat DD, dalam siaran pers yang diterima, Kamis (31/12).

Acara peluncuran Mobile PCR Unit ini turut dihadiri dr Ikhwan Afwan selaku Direktur Pelayanan Medis, Hendri Saparini sebagai Bendahara Yayasan DDR, Yayat Supriyatna sebagai Sekretaris Yayasan DDR serta Ustaz Ahmad Shonhaji sebagai Direktur Dakwah, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat (DBPM) dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 DD. Sebelum acara berlangsung, para peserta harus melalui tes swab antigen yang diakomodir oleh tenaga kesehatan RS Kartika Pulomas.

Dalam kesempatan itu, Yayat Supriyatna mengatakan, meningkatnya jumlah masyarakat yang terpapar virus Covid-19 menyebabkan sejumlah layanan melonjak naik. Bahkan banyak yang harus mengantre untuk mendapatkan layanan tes swab Covid-19. Maka sebagai penutup tahun, Dompet Dhuafa bersama RS Kartika Pulomas berinovasi dengan menghadirkan dua armada layanan Mobile PCR Unit sebagai solusi di tengah masyarakat.

DD dan RS Kartika Pulomas terus berupaya untuk penanggulangan Covid-19. Sebelumnya DD telah menghadirkan 5 unit RS Kontainer yang manfaatnya sangat banyak. Maka dengan adanya Mobile PCR Unit, diharapkan layanan Dompet Dhuafa melalui RS Kartika Pulomas akan lebih luas lagi.

"Armada Mobile PCR Unit ini setiap hari akan keliling dan jangkauan akan lebih luas. Dengan dua armada ini, diharapkan dapat membantu masyarakat karena ini bentuk realisasi wakaf produktif di bidang kesehatan," ujar Yayat.

Sepanjang pandemi Covid-19, RS Kartika Pulomas terus melakukan inovasi seperti pengadaan RS Kontainer yang sampai saat ini masih berjalan. Hingga kini RS Kontainer sudah merawat sekitar 100 orang bahkan setiap hari terisi penuh.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA