Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Wall Street Jelang Akhir Tahun Berakhir Lebih Tinggi

Kamis 31 Dec 2020 10:09 WIB

Red: Friska Yolandha

Pialang bekerja di Wall Street

Pialang bekerja di Wall Street

Foto: Colin Ziemer/New York Stock Exchange
Sektor energi pendorong penguatan Wall Street jelang akhir tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Wall Street ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (30/12) ketika para investor memperkirakan prospek ekonomi yang membaik pada 2021 ditopang peluncuran vaksin COVID-19 dan harapan untuk lebih banyak dukungan stimulus fiskal. Penguatan dibantu sektor energi.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 73,89 poin atau 0,24 persen, menjadi berakhir pada 30.409,56 poin. Indeks S&P 500 naik 5,00 poin atau 0,13 persen, menjadi ditutup pada 3.732,04 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir menguat 19,78 poin atau 0,15 persen, menjadi 12.870,00 poin.

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor energi dan material masing-masing terangkat 1,6 persen dan 1,34 persen, melampaui sektor lainnya. Sementara itu, sektor jasa komunikasi tergelincir 0,74 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.

Indeks S&P 500 naik 15,5 persen pada tahun ini, setelah triliunan dolar dalam stimulus fiskal dan moneter serta kemajuan dalam pengembangan vaksin membantu indeks acuan bangkit kembali hampir 67 persen dari penutupan terendah 23 Maret. Nasdaq yang padat teknologi, yang merupakan yang pertama di antara indeks utama Wall Street yang berubah positif untuk tahun ini, juga ditetapkan untuk kinerja tahunan terbaiknya sejak 2009, dengan mayoritas kenaikan dipimpin oleh saham FAANG, yaitu Apple Inc, Facebook Inc, Amazon. com Inc, Netflix Inc dan Alphabet Inc.

Harapan jangka pendek untuk stimulus bantuan langsung tunai yang lebih besar meredup setelah Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell memblokir pemungutan suara cepat untuk mendukung seruan Presiden Donald Trump meningkatkan bantuan Covid-19 menjadi 2.000 dolar dari 600 dolar yang sudah ditandatangani menjadi undang-undang.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA