Rabu 30 Dec 2020 18:25 WIB

Belasan Ibu Hamil di Tasikmalaya Positif Covid-19

Ketika melahirkan tak serta merta anak yang dalam kandungannya terpapar Covid-19.

Rep: Bayu Adji P / Red: Agus Yulianto
Ibu hamil di masa pandemi.
Foto: Republika.co.id
Ibu hamil di masa pandemi.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat belasan ibu hamil terkonfirmasi positif Covid-19 sejak pandemi terjadi. Namun, ketika melahirkan tak serta merta anak yang dalam kandungannya terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan, berdasarkan laporan dari sejumlah rumah sakit dan puskesmas, terdapat belasan ibu hamil yang terkonfirmasi positif. Laporan itu kemungkinan tak menggambarkan angka sebenarnya di lapangan lantaran tak semua kasus Covid-19 diidentifikasi dengan keadaan pasien hamil.

"Angkanya yang saya dapatkan itu 15-16 orang (ibu hamil positif Covid-19)," kata dia, Rabu (30/12).

Kendati terdapat ibu hamil terkonfirmasi positif Covid-19, Uus mengatakan, tak serta merta anak yang dilahirkan terpapar virus corona. Sebab, hingga saat ini penyebaran Covid-19 masih melalui droplet.

"Belum ada kajian jika penularan Covid-19 melalui yang lain, misalnya airborne atau jaringan," kata dia.

Dari kasus yang ada, menurut Uus, mayoritas bayinya yang dilahirkan tak tertular Covid-19. Justru, ada kasus yang menyebakan tenaga kesehatan (nakes) yang menangani ibu melahirkan itu tertular positif.

Uus menilai, adanya kasus ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19 harus menjadi kewaspadaan untuk masyarakat. Sebab, Covid-19 dapat menular kepada siapapun tanpa memandang kondisi masyarakat.

Dia mengingatkan, masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan Covid-19. "Baik itu di luar rumah maupun di rumah," ujar dia.

Uus menambahkan, tak ada kiat khusus untuk tak terpapar Covid-19. Kuncinya adalah tetap menerapkan prokes dengan disiplin. Sementara untuk ibu hamil yang hendak melahirkan, sepekan sebelumnya diminta melakukan uji cepat (rapid test) antigen Covid-19. 

"Ini antisipasi dia tertular, agar dapat penanganan khusus," kata dia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya hingga Rabu pagi, total tersapat 2.163 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Sebanyak 1.203 orang telah dinyatakan sembuh, 910 orang masih menjalani isolasi, dan 50 orang meninggal dunia. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement