Tuesday, 16 Rajab 1444 / 07 February 2023

Ganjar Sebut tak Ada Lonjakan Penumpang Saat Libur Natal

Selasa 29 Dec 2020 22:26 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memantau Posko Terpadu Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Provinsi Jawa Tengah, di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (29/12). Gubernur memastikan selama libur akhir tahun belum ada lonjakan penumpang atau kedatangan kendaraan yang signifikan di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memantau Posko Terpadu Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Provinsi Jawa Tengah, di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (29/12). Gubernur memastikan selama libur akhir tahun belum ada lonjakan penumpang atau kedatangan kendaraan yang signifikan di Jawa Tengah.

Foto: dok. Istimewa
Meski tidak ada lonjakan penumpang Gubernur Jateng meminta petugas tetap waspada

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyebut tidak ada kejadian yang menonjol ataupun lonjakan jumlah penumpang angkutan umum saat libur Natal 2020.

"Kondisi Jawa Tengah aman dan terkendali selama libur panjang Natal tahun ini, tidak ada lonjakan kedatangan penumpang yang berarti serta tidak ada kejadian-kejadian yang menonjol," katanya, saat memantau Posko Terpadu Natal dan Tahun Baru di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (29/12).

Kendati demikian, dia meminta petugas gabungan untuk terus siaga karena masih ada agenda lain yakni libur akhir tahun dan tahun baru. "Maka kami tetap mengimbau masyarakat untuk liburan di rumah saja. Meski begitu, kami tetap meminta tim untuk semuanya siaga," ujarnya.

Terkait dengan antisipasi dan pengurangan dampak bencana alam, Ganjar meminta semua jajarannya siaga, terutama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerahdi tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Lakukan pantauan-pantauan termasuk status Gunung Merapi kami pantau rutin karena kondisi cuaca seperti ini dan Gunung Merapi aktif, maka masyarakat di sekitarnya mesti waspada semuanya, termasuk mereka-mereka yang tinggal di daerah rawan bencana lainnya," katanya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA