Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

PBB Minta Arab Saudi Bebaskan Aktivis Perempuan

Selasa 29 Dec 2020 13:29 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Palu Hakim di persidangan (ilustrasi)

Palu Hakim di persidangan (ilustrasi)

Al-Hathloul divonis bersalah karena dianggap merugikan kepentingan kerajaan.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Kantor hak asasi manusia PBB meminta otoritas Saudi membebaskan aktivis perempuan Loujain al-Hathloul. Al-Hathloul adalah aktivis yang berjuang untuk mencabut larangan mengemudi bagi perempuan sebelum ditangkap pada 2018.

"Hukuman 5 tahun 8 bulan yang dijatuhkan kepada aktivis hak-hak perempuan terkemuka #LoujainAlHathloul, yang ditahan secara sewenang-wenang selama 2,5 tahun, sangat meresahkan," kata Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) di Twitter.

OHCHR memandang pembebasan ini sangat mungkin dilakukan dan mendorong kebijakan itu sebagai hal yang mendesak. Sebelumnya pada Senin, pengadilan Saudi menghukum aktivis hak perempuan terkenal itu lima tahun delapan bulan penjara.

Al-Hathloul ditangkap bersama dengan sejumlah aktivis hak perempuan lainnya pada Mei 2018 karena dianggap merugikan kepentingan kerajaan. Menurut media lokal, Al-Hathloul dituduh berusaha mengubah sistem politik Saudi dan merusak keamanan nasional.

Baca sumber,   https://www.aa.com.tr/id/dunia/pbb-desak-arab-saudi-bebaskan-aktivis-hak-perempuan/2091637

sumber : Anadolu
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA