Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

BBTPPI Semarang Luncurkan Laboratorium Bergerak

Senin 28 Dec 2020 19:07 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Fernan Rahadi

laboratorium bergerak (ilustrasi)

laboratorium bergerak (ilustrasi)

Foto: istimewa
Ini sejalan komitmen Kemenperin menghadirkan iklim industri hijau.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) Semarang meluncurkan inovasi layanan pemantauan kualitas lingkungan industri melalui mobile laboratory. Ini sejalan komitmen Kemenperin menghadirkan iklim industri hijau.

Kepala Badan Penelitian dan pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Doddy Rahadi, menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi layanan ini. Terlebih, lab bergerak ini mampu menguji sesuai standar PP 41/1999 tentang Baku Mutu Udara Ambien Nasional.

"Inovasi ini mampu mengukur parameter gas secara langsung dan data yang dihasilkan dapat dilihat real time melalui sistem informasi digital yang telah dikembangkan BBTPPI," kata Doddy melalui rilis yang diterima Republika, Ahad (27/12).

Parameter pengujian yang dapat dilakukan lab bergerak antara lain SO2, NO2, O3, CO dan Partikulat (TSP, PM10, PM2,5). Pengujian parameter gas tersebut menggunakan analyzer dengan prinsip-prinsip Electrochemical, NDIR, Chemiluminescence.

Sedangkan, parameter partikulat menggunakan High Volume Air Sampler (HVAS) dengan prinsip Gravimetri. Dalam kesempatan itu, Doddy juga menyampaikan komitmen unit satuan kerja BPPI dalam mewujudkan inovasi yang mendukung standar industri hijau.

Lab bergerak ini jadi terobosan yang mengedepankan keamanan SDM, kedaruratan dan keakuratan hasil uji yang terus dikembangkan. Untuk itu, satuan kerja di bawah BPPI harus terus tingkatkan prestasi kerja melalui inovasi layanan berkelanjutan.

"Khususnya, dalam mendukung program industri hijau sekaligus Making Indonesia 4.0," ujar Doddy.

Kepala BBTPPI Semarang, Ali Murtopo Simbolon menerangkan, kebutuhan industri atas jasa layananan pada masa pandemi dan penerapan adaptasi kebiasaan karu terus naik. Terlebih, selama penerapan normal baru ini beban pelayanan semakin meningkat.

Untuk itu, ia menekankan, BBTPPI terus berusaha meningkatkan kualitas layanan guna penuhi standar pelayanan minimum. Salah satunya dengan mengembangkan laboratorium bergerak sebagai inovasi layanan terbaru dalam pemantauan kualitas udara industri.

"Dengan adanya mobile laboratory diharapkan dapat lebih cepat dan fleksibel dalam memberikan layanan terhadap industri," kata Ali.

Ali menekankan, prosedur pengujian contoh dengan lab bergerak ini memiliki tingkat keamanan yang baik karena Petugas Pengambil Contoh (PPC) tetap berada dalam mobil. PPC cukup menyambungkan probe inlet sample dengan gas analyzer lewat jendela.

Untuk menjamin akurasi dan presisi data pengujian, lab bergerak dilengkapi gas standar dan gas diluter. Pengecekan performa gas analyzer dilakukan di beberapa konsentrasi sesuai dengan rentang ukur sensor.

"Karenanya, SDM kami tetap memiliki rasa aman dalam bertugas, serta pelayanan juga dapat dilakukan lebih efektif dan efisien," ujar Ali, menutup.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA