Senin 28 Dec 2020 17:45 WIB

Askrindo-PTPN XI Berkolaborasi Salurkan PK BUMN untuk Petani

Tanah yang berbukit dan berbatu api membuat tebu tumbuh dengan baik.

Penandatanganan kerjasama Penyaluran Dana Program Kemitraan (PK) BUMN.
Foto: Dok. Bumn
Penandatanganan kerjasama Penyaluran Dana Program Kemitraan (PK) BUMN.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo, sebagai anggota Holding Perasuransian dan Penjaminan, Indonesia Financial Grup (IFG) menjalin sinergi dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI. Kerjasama ini tentang penyaluran Dana Program Kemitraan (PK) BUMN dengan Petani Tebu Rakyat, Magetan, Jawa Timur. Kerjasama tersebut dilakukan dalam bentuk penandatanganan kerjasama (PKS) yang dilakukan secara virtual, Senin (28/12).

Direktur Kepatuhan & SDM PT Askrindo yang membidangi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kun Wahyu Wardana mengatakan, Askrindo menyalurkan Dana Program Kemitraan sebesar Rp 11,3 Miliar untuk 123 petani tebu.

"Sinergi BUMN dalam rangka Program Kemitraan ini merupakan upaya meningkatkan produktivitas tebu dan pendapatan petani tebu rakyat serta dapat mendorong percepatan terwujudnya Swasembada Gula Nasional dan juga merupakan bukti nyata Askrindo menjalani Sustainable Development Goals (SDGs) No.8 terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi" ujar Kun. 

Ia menjelaskan, perjanjian kerjasama yang dilakukan oleh Kepala Biro Umum Askrindo, Ahmad Faisal dan Direktur Perkebunan Nusantara XI, R. Tulus Panduwidjaja, merupakan penyaluran dana program kemitraan yang akan dilaksanakan dalam bentuk modal kerja dan akan digunakan untuk membiayai kegiatan usaha budidaya tanaman tebu. 

Wilayah Desa Redjosarie Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan, Karesidenan Madiun yang merupakan wilayah usaha budidaya tanaman tebu ini memiliki tanah yang berbukit dan berbatu api. Menurut dia, ini sangat cocok untuk tanaman tebu dan palawija. 

Pabrik Gula (PG) Redjosarie dikenal sebagai lumbung tebu rakyat dan kondisi agro ekosistem yang memungkinkan tebu tumbuh dengan baik, menjadikannya relatif bersaing terhadap komoditas agribisnis lain. Sadar akan pentingnya tebu rakyat dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku dan pengembangan PG lebih lanjut, pelayanan prima kepada petani tebu diupayakan dengan sebaik-baiknya.

Direktur PTPN XI, R. Tulus Panduwidjaja mengatakan, Askrindo dan PTPN XI sudah sejak 2015 bekerjasama terkait penyaluran dana program kemitraan untuk petani tebu, harapannya kerjasama ini akan terus terjalin. 

"Kerjasama yang baik ini perlu dukungan dari banyak pihak, Askrindo dan PTPN telah bersinergi lama dengan jumlah mitra yang selalu bertambah setiap tahunnya, diharapkan kesejahteraan petani terus terjaga," kata Tulus.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement