Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Lampard Cap Skuadnya Sebagai Pemain-Pemain Malas

Ahad 27 Dec 2020 14:52 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Pelatih Chelsea, Frank Lampard, tetap melihat Arsenal sebagai tim berbahaya.

Pelatih Chelsea, Frank Lampard, tetap melihat Arsenal sebagai tim berbahaya.

Foto: EPA-EFE/Matthew Childs
Chelsea takluk 1-3 dari Arsenal

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Chelsea, Frank Lampard mengkritik para pemainnya menyusul kekalahan 3-1 atas Arsenal dalam pertandingan Liga Primer Inggris pada Ahad (27/12)..

Hasil tersebut membuat The Blues jatuh ke posisi ketujuh dengan mencatatkan empat kekalahan dalam 15 pertandingan.

Pelatih asal Inggris tersebut mengatakan bahwa para pemainnya "malas" dan telah membuat Chelsea kehilangan kesempatan untuk menempati posisi kedua di Liga Primer Inggris.

Sebuah gol penalti dari Alexandre Lacazette dan gol dari Granit Xhaka serta Bukayo Saka membantu tim muda Arsenal memastikan kemenangan liga pertama mereka dalam hampir dua bulan.

"Itu adalah kesempatan untuk menempati urutan kedua melawan tim yang mengalami masa sulit," ujar Lampard kepada Sky Sports usai pertandingan.

"Anda bisa menyulitkan mereka atau memberi mereka sedikit peluang dan kami melakukannya dari menit pertama dan berlanjut selama 45 menit. Malas memberikan penalti dan malas memberikan tendangan bebas yang ia (Xhaka) lakukan di pojok atas."

Chelsea meningkatkan tekanan di babak kedua dan mencetak gol di menit ke-85 melalui Tammy Abraham untuk menjadikannya skor 3-1 sebelum Jorginho gagal mengeksekusi penalti dengan usaha yang buruk.

"Kami berjuang, tetapi di babak pertama kami memberikan terlalu banyak hal untuk diri kami sendiri. Saya akan bertanggung jawab di luar tetapi para pemain juga harus mengambil tanggung jawab," kata Lampard.

"Pesannya jelas, Arsenal adalah tim yang berbahaya. Ketika Anda keluar dan bermain 60% atau 70% maka Anda tidak akan memenangkan pertandingan Liga Primer," kata mantan kapten Chelsea ini.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA