Friday, 16 Rabiul Awwal 1443 / 22 October 2021

Friday, 16 Rabiul Awwal 1443 / 22 October 2021

Tsunami Aceh, Kasih Ibu, dan Wartawan Juga Manusia

Sabtu 26 Dec 2020 16:01 WIB

Red: Sadly Rachman

Jurnalis

Foto: Republika TV
EMBED
Kisah para pewarta tsunami Aceh 2004.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada 26 Desember 2004 Indonesia berduka. Gempa Bumi yang disertai gelombang tsunami menghantam Banda Aceh dan sekitarnya.

Peristiwa itu tak hanya meninggalkan duka bagi seluru warga Indonesia, tetapi juga seluruh dunia turut berduka akan kejadian tersebut.

Enam belas tahun berlalu, banyak cerita yang tak lekang oleh waktu pascatsunami Aceh. Seperti bagaimana perjuangan Indonesia membenahi Negeri Serambi Mekkah. Selain itu, bagaimana kisah para jurnalis saat melakukan peliputan di wilayah paling barat Indonesia itu?

Berikut hasil wawancara bersama para jurnalis yang terlibat dalam menginformasikan detik demi detik kejadian tsunami Aceh 2004 dalam program Memutar Ulang.

 

 

Videografer | Muhammad Rizki Triyanan, Surya Dinata, Havid Al Vizki, Fakhtar Khairon

Video Editor | Sadly Rachman

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA