Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Pengguna KoinWorks Tumbuh 61 Persen karena Pandemi

Jumat 25 Dec 2020 23:00 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

KoinWorks

Foto:
Pengguna Koinworks tumbuh hingga 61 persen yaitu 549 ribu orang

KoinWorks menemukan walaupun di tengah situasi pandemi, permintaan pinjaman oleh UKM di KoinP2P justru tercatat meningkat hingga 32 persen dengan total permintaan pinjaman sepanjang tahun sampai dengan lebih dari 30 ribu permintaan pinjaman. Data tersebut menunjukan bagaimana UKM di Indonesia terus berjuang untuk bangkit di tengah pandemi.

Salah satunya dengan mencari akses alternatif pembiayaan bisnis melalui platform fintech P2P Lending Produktif seperti KoinP2P di platform KoinWorks ini. Dalam hal tingkat kolektibilitas 90 hari portofolio pinjaman di KoinP2P, KoinWorks mencatat adanya peningkatan kualitas kolektibilitas sampai dengan 27 persen.

Sedangkan untuk penyaluran pinjaman yang terjadi pada periode COVID-19 hingga sekarang memiliki tingkat pengembalian tepat waktu sebesar 88 persen, mendekati performa kolektibilitas perbankan sebesar 90 persen termasuk pinjaman dengan agunan. Untuk mempertahankan kualitas pinjaman, KoinWorks melalui KoinP2P secara aktif menerapkan Prudential Principles atau prinsip kehati-hatian dalam melihat resiko dari setiap UKM yang mengajukan pinjaman.

Melalui penerapan prinsip tersebut, di masa pandemi ini hanya terdapat sekitar 10 persen dari portofolio pinjaman di KoinP2P yang harus memperoleh bantuan berupa program restrukturisasi pinjaman. KoinWorks pun optimis bahwa 70-85 persen peminjam ini dapat segera bangkit dan pulih di akhir tahun 2020 hingga awal tahun 2021 nanti.

Optimisme KoinWorks ini juga didukung dari data performa pinjaman di KoinP2P untuk peminjam yang sempat mendapatkan program restrukturisasi yang tercatat mengalami tingkat pengembalian yang positif yaitu hingga 90-95 persen untuk portfolio pinjaman yang direstrukturisasi. Selain itu sejalan dengan tren potensi fintech pembiayaan produktif di tahun 2021 yang sebelumnya sempat disampaikan oleh OJK, terutama terkait penambahan modal serta kolaborasi dengan perbankan.

"Ketertarikan investor untuk menanamkan modalnya di perusahaan fintech pembiayaan di Indonesia kami lihat masih cukup besar, terutama karena besarnya potensi pasar penyaluran pembiayaan untuk UKM di Indonesia itu sendiri," katanya.

Terkait kolaborasi dengan perbankan, KoinWorks selalu berprinsip bahwa Bank dan Fintech memiliki kolamnya sendiri-sendiri, sehingga hubungan keduanya lebih dikategorikan sebagai Complementary atau saling melengkapi dibandingkan dengan kompetisi. Ia pun percaya, kedepannya, walaupun saat ini sudah banyak Bank yang juga mengeluarkan layanan digital.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA