Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Banjir dan Genangan di Bandung Capai 66 Titik

Jumat 25 Dec 2020 18:15 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Bayu Hermawan

Warga melihat kondisi rumah dan tembok bantaran sungai yang roboh pascabanjir di kawasan Sirnaraga, Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/12/2020). Puluhan rumah dan kirmir di sepanjang bantaran Sungai Citepus Kota Bandung roboh dan ambruk akibat banjir luapan yang terjadi pada Kamis (24/12/2020) lalu.

Warga melihat kondisi rumah dan tembok bantaran sungai yang roboh pascabanjir di kawasan Sirnaraga, Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/12/2020). Puluhan rumah dan kirmir di sepanjang bantaran Sungai Citepus Kota Bandung roboh dan ambruk akibat banjir luapan yang terjadi pada Kamis (24/12/2020) lalu.

Foto: NOVRIAN ARBI/ANTARA
Ada 66 titik di Kota Bandung yang terendam banjir dan genangan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Hujan deras yang terjadi Kamis (24/12) sore hingga malam kemarin di Kota Bandung menyebabkan sejumlah ruas jalan dam pemukiman terendam banjir dan terdapat genangan air. Berdasarkan laporan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), sebanyak 66 titik terendam banjir dan genangan air akibat hujan deras kemarin.

Banjir terjadi di Jalan Kopo (Citarip) akibat luapan sungai dengan ketinggian 30 cm. Di Jalan Cibaduyut tepatnya di terowongan batas kota banjir dengan ketinggian 40 cm disebabkan drainase kecil dan adanya proyek KCIC dan di Jalan Cibaduyut, tepatnya di depan toko sepatu Diana banjir dengan ketinggian 30 cm.

Baca Juga

Banjir di exit tol Pasirkoja dengan ketinggian 40 cm akibat luapan sungai. Banjir di Jalan Pasirkoja tepatnya di depan Apotik Djaya dan banjir di Jalan Pagarsih dengan ketinggian 30 cm akibat luapan sungai Citepus. Banjir di Jalan Bojongloa Astanaanyar dengan ketinggian 30 cm akibat luapan sungai Citepus.

Banjir di Simpang Jalan Pagarsih, Jalan Astanaanyar dan Kalipah Apo dengan ketinggian 30 cm. Banjir di jalan Natawijaya dan di Jalan Astanaanyar Gang Tresna Asih dengan ketinggian 30 cm dan masuk ke pemukiman di gang tersebut.

Banjir di depan Pasar Gedebage dan di Jalan Cikadut dengan ketinggian 30 cm. Di Pasar Gedebage banjir akibat saluran penuh dengan sampah pasar sedangkan di Cikadut air tidak tertampung drainase.

Banjir di Jalan Belitung. Banjir di Jalan Cihampelas tepatnya di belakang Hotel Grand cokro akibat kirmir jebol. Banjir di RW 03, 04, 07 dan 08 di Kelurahan Braga dengan ketinggian air 30 cm dan masuk ke pemukiman.

Banjir di Jalan Sukaluyu Muararajeun, Jalan Wastukencana dan di DAM RW 05 Kelurahan Lebak Siliwangi. Ketinggian air dari 30 sampai 35 cm dan masuk ke pemukiman warga. Banjir di Jalan Setrasari (belakang mal) dan Jalan Pasteur di depan BTC dengan ketinggian banjir 40 sampai 50 cm.

Banjir di Jalan Sukamulya dan Jalan Sukagalih dengan ketinggian air 30 cm dan masuk ke pemukiman warga. Banjir di Jalan Baladewa ketinggian air 30 cm dan masuk ke rumah warga. Banjir di Jalan Jurang, Jalan Budi, Jalan Bima, Jalan Sukajadi simpang Jalan Eckyman dan banjir di Jalan Cikudapateh. Sisanya merupakan genangan.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA